Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Pantun Beserta Pengertian dan Contohnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri pantun. Sumber foto : www.pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri pantun. Sumber foto : www.pexels.com

Pantun merupakan salah satu bentuk prosa yang mirip seperti puisi. Dalam keseharian, kita tentu sudah cukup mengenal tentang contoh-contoh pantun, namun jika dibahas lebih lanjut, dapatkah kamu menjabarkan apa pengertian dan ciri-ciri pantun tersebut?

Mengutip dari buku TOP No. 1 Sukses Pendalaman Materi SMP/MTs Kelas VII, Tim Smart Nusantara (2016: 2), pantun didefinisikan sebagai sebuah puisi lama asal Indonesia yang terdiri dari sampiran serta isi dengan rima a-b-a-b. Berdasarkan isi pantunnya, maka puisi lama tersebut bisa dikelompokan menjadi beberapa jenis pantun mulai dari pantun nasihat, pantun jenaka, pantun teka-teki, dan lain sebagainya.

Ciri-Ciri Pantun dan Contohnya

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia Jilid 1, Agus Trianto (2007: 20), adapun ciri-ciri pantun diantaranya:

  • Memiliki bait dan baris

  • Setiap bait terdiri atas baris-baris

  • Jumlah suku kata dalam baris antara 8-10

  • Setiap bait terdiri atas dua bagian, yakni sampiran dan isi/maksud pantun

  • Umumnya memiliki pola rima seperti a-a-a-a, atau a-b-a-b

Ciri-ciri pantun tadi merupakan ciri dari pantun secara umum, namun berdasarkan jenisnya, maka ciri-ciri pantun juga bisa dibedakan berdasarkan isinya. Misalnya saja jenis pantun jenaka, maka di dalam isinya akan terdapat hal-hal yang lucu dan jenaka, kemudian dalam pantun nasihat maka pada bagian isi pantunnya juga akan terdapat nasihat.

Agar ciri-ciri pantun tadi dapat dipahami dengan mudah, maka kita juga bisa mengamati beberapa contoh pantun berikut ini:

Pantun Nasihat

Ikan nila dimakan berang-berang

Katak hijau melompat ke kiri

Jika berada di rantau orang

Baik-baik membawa diri

Berdasarkan contoh pantun nasihat tadi, maka bisa kita lihat bahwa pantun tersebut berisi sampiran (2 baris awal), dan isi (2 baris terakhir). Kemudian pantun nasihat tersebut juga mengandung nasihat pada bagian isinya dan ditulis dengan rima a-b-a-b.

Setelah mengetahui pengertian dan ciri-ciri pantun beserta contohnya tadi, semoga kamu bisa semakin pandai dalam membuat pantun ya! Semoga bermanfaat! (HAI)