Ciri Kalimat Langsung dalam Bahasa Indonesia dan Contohnya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam suatu teks cerita, terdapat dua jenis kalimat yang digunakan oleh tokoh, yaitu kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Dikutip dari buku Top One Ulangan Harian SMA/MA IPA Kelas X: Pilihan Cerdas Menjadi Bintang Kelas yang ditulis oleh Tims Super Mentor (2018: 61), kalimat langsung adalah kalimat yang menirukan ucapakan atau ujaran orang lain, sedangkan kalimat tidak langsung adalah kalimat yang memberitahukan hasil kutipan ucapan seseorang yang ditulis ke dalam bentuk kalimat berita.
Kalimat langsung dapat berupa pembicaraan seseorang yang ditulis persis seperti apa yang dikatakannya. Bagian ucapan tersebut dapat diberi tanda petik (“…”). Nah, artikel kali ini akan membahas lebih spesifik mengenai ciri kalimat langsung dan contohnya dalam bahasa Indonesia.
Contoh Ciri Kalimat Langsung
Berikut adalah ciri kalimat langsung:
Bertanda petik dalam bahasa tertulis.
Intonasi: bagian kutipan bernada lebih tinggi dari bagian lainnya.
Susunan pada kalimat langsung umumnya seperti: pengiring/kutipan, kutipan/pengiring, atau kutipan/pengiring/kutipan.
Huruf pertama pada petikan langsung ditulis degan menggunakan huruf kapital.
Bagian kutipan ada yang berupa kalimat tanya, kalimat berita, atau kalimat perintah.
Bagian pengiring dan bagian petikan langsung dipisah dengan tanda baca (,).
Jika di dalam petikan langsung menggunakan kata sapaan maka sebelum kata sapaan diberi tanda baca koma (,) dan huruf pertama kata sapaan menggunakan huruf kapital.
Kalimat langsung yang berupa dialog berurutan, wajib menggunakan tanda baca titik dua (:) di depan kalimat langsung.
Untuk lebih memahami mengenai kalimat langsung, berikut beberapa contoh kalimat langsung yang dapat kamu jadikan referensi untuk membuatnya:
Doni berkata, “Indahnya pemandangan itu”,
“Tolong kerjakan soal ini!” kata Bu guru kepada muridnya.
“Turnamen ini diselenggarakan selama dua hari,” ujar ketua panitia di acara itu.
Kata ayah saya, “Kita harus berbagi dalam hidup ini.”
“Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan, Andi?” tanya Hesti.
Ali: “Ayo, pergi memancing!” ajak Ali.
Itulah ciri kalimat langsung dan contoh yang dapat kamu jadikan sebagai referensi ketika belajar. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
