Konten dari Pengguna

Ciri Khas Kain Batik dari Beberapa Daerah di Indonesia dan Motifnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri khas kain batik dari beberapa daerah di Indonesia. Foto: dok. https://unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ciri khas kain batik dari beberapa daerah di Indonesia. Foto: dok. https://unsplash.com/

Ciri khas kain batik dari beberapa daerah di Indonesia merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Masing-masing daerah tentu memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri yang membedakan batik daerah satu dengan daerah lainnya.

Untuk mengetahui bagaimana ciri khasnya, mari kita simak pemaparan lengkap tentang batik Indonesia dalam artikel berikut.

Ciri Khas Kain Batik dari Beberapa Daerah di Indonesia Lengkap dengan Motif Khasnya

Batik merupakan salah satu karya seni Indonesia yang memiliki ciri khas tersendiri, khususnya dalam motifnya. Penjelasan tentang batik juga disebutkan secara rinci dalam buku Mengenal Produk Nasional Batik dan Tenun karya Teguh Prayitno (2020:6) yang memaparkan bahwa batik berasal dari bahasa Jawa yaitu “Amba” yang berarti menulis dan “titik”.

Batik merupakan seni kerajinan yang memiliki nilai seni yang menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia khususnya di daerah Jawa.

Batik memiliki ragam rupa motif dan ciri khas sesuai dengan daerah asalnya. Perbedaan motif dan ragam hias pada batik dijelaskan dalam buku Target Nilai 100 Ulangan Harian Semua Pelajaran SD/MI Kelas 5 yang disusun oleh Shanty Indraswari,S.S, ‎Siti Nurbaeti,S.ST, ‎Zahra (2018:299).

Buku tersebut menuliskan bahwa keunikan motif hias terletak pada penggunaan benang emas dan benang perak serta komposisi motif hias pada kain. Ciri khas batik adalah penggunaan lilin cair atau malam untuk merintangi warna. Selain itu juga batik memiliki ciri khas yang kuat pada motif hias yang rumit dan halus.

Ciri khas kain batik dari beberapa daerah di Indonesia. Foto: dok. https://unsplash.com/

Keragaman bentuk dan ciri khas batik dapat kita lihat dari masing-masing jenis batik dan asal daerah batik tersebut. Misalnya saja batik Pekalongan yang memiliki ciri motif yang bertema alam.

Batik Pekalongan termasuk batik pesisir yang paling kaya akan warna. Sebagaimana ciri khas batik pesisir, ragam hiasnya biasanya bersifat naturalis atau bernuansa alam seperti tumbuhan atau hewan. Umumnya motif-motif tersebut diambil dari berbagai campuran kebudayaan lokal dan etnis cina.

Contoh batik motif yang terkenal di Pekalongan adalah motif jlamprang, motif buketan, motif terang bulan, motif semen, motif pisan bali dan motif lung-lungan.

Berbeda dengan batik Pekalongan, batik dari Banten yang bernama batik motif Simbut yang menggunakan motif yang lebih spesifik yaitu motif berbentuk daun sederhana yang menyerupai daun talas. Begitu pula batik Gentongan yang berasal dari Madura, memiliki ciri khas menggunakan motif abstrak sederhana, tanaman, atau kombinasi keduanya.

Dengan mengetahui berbagai ciri khas kain batik beberapa daerah di Indonesia dan juga ragam motif khasnya, tentu dapat meningkatkan kesadaran kita untuk terus melestarikan batik sebagai kekayaan budaya Indonesia yang masih bertahan sampai saat ini. (DAP)