Konten dari Pengguna

Contoh Artikel Populer, dan Bagaimana Seharusnya Sebuah Artikel Ditulis

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika Anda ingin belajar menulis artikel, tentu saja, Anda harus melihat beberapa contoh artikel untuk menjadi referensi Anda. Dari contoh-contoh tersebut, Anda lantas bisa memodifikasi dan menulis artikel seperti yang dibutuhkan.

Namun, harap diingat, bahwa di sini, Anda haruslah memodifikasi, yang artinya menulis ulang sesuai gaya bahasa Anda, alih-alih menjiplaknya.

Zaman sekarang, artikel memang bisa menjadi salah satu sumber di mana para netizen mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Banyak orang lebih suka membaca artikel untuk memuaskan rasa ingin tahu mereka, dibandingkan harus membaca buku. Selain karena gratis, hanya perlu kuota internet untuk mengaksesnya, artikel populer bisa dibilang sebagai informasi bite-sized, ukurannya mini, tidak terlalu panjang.

Artikel populer juga kebanyakan lebih renyah, sehingga lebih mudah dicerna oleh pembaca, sehingga mereka tak perlu investasi waktu terlalu lama untuk membacanya. Hal ini juga disebutkan oleh Dodi Mawardi, dalam bukunya yang berjudul Teknik Menulis Artikel Memikat (2020: 13).

Bagaimana Menulis Artikel yang Baik

Foto: Unsplash

Artikel yang baik adalah artikel yang informatif, dapat menyampaikan pesan secara gamblang, tanpa ambigu, to the point, dan tentunya harus bisa disukai oleh pembacanya. Struktur artikel yang baik adalah sebagai berikut:

  • Judul, yang harus mengundang rasa penasaran, tetapi bukan clickbait

  • Pembuka artikel, yang harus mampu membuat pembaca untuk langsung terikat, dan membuat mereka mau membaca sampai artikel selesai

  • Isi artikel, yang lugas, tidak berbelit-belit, memenuhi kaidah 5W 1H

  • Penutup, yang memberikan kesimpulan untuk membantu pembaca lebih memahami isi artikel

Contoh artikel populer pendek tentang perawatan wajah untuk ibu hamil.

Hai, Bunda! Saat hamil, Bunda juga perlu merawat kulit wajah lo. Malah harus! Supaya kita bisa selalu tampak glowing, dan pastinya bisa semangat mengalani hari-hari di masa kehamilan kita.

Takut ribet? Enggak mesti pakai ribet kok, Bun. Lakukan saja beberapa perawatan kulit wajah dasar, yang dilakukan setiap hari. Untuk keamanannya, tentu saja Bunda harus memilih produk perawatan yang aman, bebas bahan kimia, dan menggunakan bahan alami. Kalau Bunda mau bikin sendiri ala-ala tradisional, pastinya malah akan lebih bagus lagi.

Yuk, Bun, simak tip perawatan kulit wajah untuk ibu hamil berikut ya.

  • Gunakan pembersih atau cleanser yang lembut dan mengandung bahan nonresidu atau glisterin.

  • Bagi Bunda yang memiliki kulit kering, jangan lupa gunakan cleanser yang tak mengandung banyak sabun, yang ringan, dan melembapkan.

  • Gunakan pelembap yang mengandung SPF15 dan pelindung spektrum yang dapat melawan sinar UVA dan UVB.

  • Gunakan sunscreen yang mengandung SPF30 atau yang lebih tinggi lagi untuk menghindari perubahan warna pada kulit.

  • Bagi yang memiliki kulit berminyak dan bermasalah dengan jerawat, gunakan produk yang mengandung asam glikolat, asam alfa hidroksi, eritomisin topikal, atau witch hazel.

Nah, demikian tahapan perawatan kulit wajah dasar untuk ibu hamil yang bisa Bunda lakukan di masa kehamilan. Kulit sehat kan mencerminkan kehamilan Bunda yang juga sehat. Jadi, jangan sampai diabaikan ya.

Tetap cantik dan sehat.

Demikian contoh artikel populer yang renyah dan singkat. Semoga bermanfaat.

(CR)