Konten dari Pengguna

Contoh Hadis tentang Perilaku Jujur Lengkap dengan Artinya dalam Islam

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hadis yang menjelaskan perilaku jujur. Foto: unsplash.com/taisiia_shestopal
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hadis yang menjelaskan perilaku jujur. Foto: unsplash.com/taisiia_shestopal

Tulislah salah satu hadis tentang perilaku jujur lengkap dengan artinya dalam ajaran Islam! Pertanyaan tersebut sering kali ditanyakan. Bukan tanpa alasan mengapa kita perlu menanyakan hal tersebut. Sebab, sebagai umat Islam, sumber ilmu berasal dari Al-Qur’an dan Hadis. Selain itu, manusia diwajibkan untuk berpeliraku jujur, baik kepada teman maupun kepada orang yang baru dikenal. Lantas seperti apakah contoh hadis tentang perilaku jujur lengkap dengan artinya dalam Islam?

Hadis tentang Perilaku Jujur Lengkap dengan Artinya dalam Ajaran Islam

Dikutip dari buku Pendidikan Karakter Jujur karya Imam Musbikin (2021:4), jujur dapat diartikan sebagai amanah dan dapat dipercaya. Orang yang memiliki sifat ini biasanya dapat dipecaya. Karakter jujur merupakan salah satu cara seorang untuk menarik kepercayaan umum, karena orang yang jujur senantiasa berusaha menjaga amanah.

Jujur juga dapat diartikan sebagai mengakui, berkata, atau memberikan suatu informasi yang sesuai dengan kenyataan atau kebenaran. Jika seseorang berkata tidak sesuai dengan kebenaran dan kenyataan, maka orang tersebut dapat dinilai sebagai orang yang tidak jujur, penipu, pembohong, munafik, dan sebagainya.

Allah SWT secara jelas memerintahkan umat-Nya untuk selalu berbuat jujur. Apabila ia mengingkarinya, dosa besar akan ia dapatkan dan neraka sudah menantinya.

Ilustrasi berperilaku jujur. Foto: unsplash.com/faithgiant

Selain itu, Nabi Muhammad SAW memerintahkan hambanya untuk selalu berbuat jujur dalam segala tindakan. Sebagaimana yang dijelaskan oleh sahabat ‘Abdullah bin Mas’ud ra. Nabi Muhammad SAW bersabda:

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِى إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِى إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا

Artinya, “Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.” (HR. Bukhari no. 6094 dan Muslim no. 2607)

Dari contoh hadis di atas, dapat kita ambil kesimpulan bahwa kita diperintahkan untuk selalu berbuat jujur. Pasalnya, kejujuran dapat mendatangkan kebaikan. Selain itu, seseorang yang berbuat jujur Allah SWT sudah memperispkannya surga baginya.

Berkebalikan dengan orang yang tidak jujur atau dusta yang mengantarkan kepadanya kepada jurang api neraka.

Semoga penjelasan hadis singkat di atas dapat menambah semangat kita untuk selalu berbuat kejujuran dan pada akhirnya sifat tersebut mengantarkan kita ke surga Allah SWT. Amiin. (MZM)