Konten dari Pengguna

Contoh Interaksi Manusia dengan Lingkungan Alam yang Berdampak Negatif

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Interaksi Manusia dengan Lingkungan Alam yang Berdampak Negatif. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Interaksi Manusia dengan Lingkungan Alam yang Berdampak Negatif. Sumber: pexels.com

Alam menyediakan banyak kebutuhan untuk manusia, yaitu untuk sandang, papan, dan pangan. Oleh karena itu manusia sangat bergantung dengan alam. Interaksi manusia dengan alam ada yang positif dan negatif.

Interaksi manusia dengan alam yang berdampak positif antara lain dengan menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian alam. Sedangkan interaksi manusia dengan alam yang berdampak negatif antara lain adalah pemakaian sumber daya alam secara berlebihan, pencemaran lingkungan, dan perusakan lingkungan alam yang menyebabkan hilangnya habitat hewan langka sehingga hewan-hewan tersebut punah.

Selanjutnya, kita akan menyimak seperti apa interaksi manusia dengan alam yang berdampak negatif tersebut dalam artikel berikut ini.

Contoh Interaksi Manusia dengan Lingkungan Alam yang Berdampak Negatif.

Berikut ini adalah contoh-contoh interaksi manusia dengan lingkungan alam yang harus kita hindari karena berdampak negatif dan berpotensi merusak lingkungan.

Penebangan Pohon

Penebangan pohon secara berlebihan menyebabkan hilangnya hutan. Hal ini menyebabkan habisnya cadangan oksigen untuk manusia dan hilangnya habitat dan sumber makanan untuk hewan-hewan yang tinggal di dalamnya, sehingga dampaknya hewan-hewan langka menjadi punah dan tidak adanya udara bersih untuk bernapas. Selain itu penebangan hutan secara berlebihan akan menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Bukan hanya hutan, eksploitasi sumber daya lain juga memiliki potensi merusak alam. Oleh karena itu kita harus memperhatikan menggunakan sumber daya alam secukupnya tidak dengan berlebihan.

Polusi Udara

Polusi atau pencemaran udara terjadi karena banyaknya kendaraan di perkotaan. Asap kendaraan menyebabkan udara menjadi keruh dan tidak sehat untuk dihirup. Kebakaran hutan juga menjadi penyebab polusi udara. Asap dari kebakaran hutan menyebabkan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan jadi kesulitan bernapas karena udara yang tidak sehat untuk dihirup. Asap dari corong pabrik industri juga menjadi penyebab polusi asap ini.

contoh interaksi manusia dengan lingkungan alam yang berdampak negatif, sumber foto: Marek Piwnicki via https://unsplash.com/

Pencemaran Sungai

Sungai adalah sumber air untuk keperluan hidup masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Namun, sering ditemui banyak sungai yang airnya tercemar. Pencemaran sungai terjadi karena adanya limbah industri dari pabrik yang masuk ke air sungai. Dampaknya adalah, sungai menjadi beracun karena terkontaminasi bahan-bahan kimia dari limbah sehingga jika dikonsumsi atau dipakai manusia akan menimbulkan penyakit dan jika diminum hewan di sekitarnya juga akan menyebabkan hewan tersebut mati, berbahaya juga untuk ikan-ikan yang berada di sungai tersebut.

Pencemaran sungai juga bisa terjadi akibat masyarakat yang membuang sampah sembarangan di sungai sehingga sungai menjadi kotor. Pembuangan sampah secara sembarangan di sungai juga dapat menyebabkan bencana banjir. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam membuang sampah, sebisa mungkin membuang sampah di tempatnya atau lebih baik lagi jika kita belajar mengolah atau mendaur ulang sampah.

Itulah contoh-contoh interaksi manusia dengan alam yang berdampak negatif untuk kita hindari. Mari kita bersama-sama jaga lingkungan alam di sekitar kita karena lingkungan alam yang terjaga akan memberikan dampak positif bagi kita.(IND)