Contoh Invoice untuk Melakukan Penagihan Pembayaran

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh invoice adalah hal yang perlu diketahui setiap angkatan kerja. Invoice merupakan hal dasar bagi setiap pekerja dan pengusaha agar bisa melakukan penagihan atas transaksi barang atau jasa pada pihak tertentu. Sebenarnya, apa itu invoice?
Kata invoice berasal dari Bahasa Inggris yang artinya faktur atau tagihan. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), faktur atau invoice itu sendiri memiliki arti sebagai daftar barang kiriman yang dilengkapi dengan catatan nama, jumlah, dan harga yang harus dibayarkan oleh pelanggan. Oleh karena itu, segala transaksi ekonomi memerlukan adanya invoice. Lalu, bagaimana cara membuat invoice?
Contoh Invoice
Invoice atau tagihan yang baik pada umumnya memiliki sembilan komponen, yaitu sebagai berikut.
Nomor urut invoice
Nomor order (Purchase order)
Kode nomor transaksi
Rincian barang
Subtotal barang dan harga
Potongan harga atau diskon
Biaya pengiriman
Pajak
Total biaya
Selain untuk bukti penagihan kepada pelanggan atau pihak terkait, invoice juga berguna untuk melindungi kedua belah pihak (penjual dan pembeli). Dilansir dari sumber terpercaya, manfaat dari membuat invoice adalah untuk menginstruksikan pelanggan agar segera melakukan pembayaran. Adapun manfaat lain dari invoice, yaitu:
Sebagai bukti rincian barang.
Sebagai acuan data rekap pembayaran dan tunggakan pembayaran.
Sebagai sarana mempermudah rekap keuangan.
Menghindari terjadinya kesalahan pembayaran.
Semoga informasi mengenai definisi, komponen, dan contoh invoice ini dapat bermanfaat bagi Anda. Terutama bagi Anda yang sedang mendirikan usaha dan memerlukan panduan melakukan rekap keuangan. Setelah invoice diterima oleh pelanggan dan pembayaran telah dilakukan, jangan lupa untuk memberikan kuitansi sebagai bukti pelunasan, ya! Selamat bekerja. (AG)
