News
·
20 Maret 2021 10:20

Contoh Kearifan Lokal yang ada di Indonesia

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Contoh Kearifan Lokal yang ada di Indonesia (158594)
sumber: mongabay.co.id (Anton Muhajir)
Dikutip dari buku Pendidikan Toleransi Berbasis Kearifan Lokal yang ditulis oleh Japar, dkk (2020: 23), kearifan lokal merupakan gagasan-gagasan setempat yang bijak, penuh kearifan, memiliki nilai-nilai yang baik, diikuti oleh suatu masyarakat dan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Kearifan lokal dapat dipahami sebagai ide-ide lokal yang bijak, penuh dengan kearifan dan nilai baik yang tertanam dalam masyarakat dan diikuti oleh masyarakat.
ADVERTISEMENT

Contoh Kearifan Lokal yang ada di Indonesia

Kearifan lokal juga memiliki sebutan lain seperti pengetahuan lokal (local knowledge) atau kecerdasan lokal (local genius). Kearifan lokal memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  • Merupakan benteng sebagai bertahan dari pengaruh dalam budaya luar
  • Mempunyai kemampuan untuk menyatukan atau mengintegrasikan budaya dan budaya eksternal
  • Memiliki kemampuan untuk mengendalikan
  • Memiliki kemampuan menyerap budaya asing
  • Memiliki kemampuan untuk memberikan arah pada pengembangan budaya.
Kearifan lokal di Indonesia sampai saat ini masih bertahan di masyarakat, karena masyarakat masih memegang teguh adat istiadat suku tersebut. Berikut 2 contoh kearifan lokal yang ada di Indonesia agar kamu lebih mencintai budaya bangsa:
1. Kearifan lokal di Lampung
Kearifan lokal yang ada di Lampung contohnya adalah Balimau dan Ngumbai Lawok. Balimau merupakan ritual mandi dengan jeruk nipis, pandan, dan bahan lainnya yang sudah dipilih. Tujuan dari ritual Balimau adalah untuk membersihkan jiwa dan raga sebelum menjalankan ibadah puasa. Mumbai Lawok merupakan ritual yang dilakukan dengan menghanyutkan kepala kerbau yang sudah disembelih sebagai simbol.
ADVERTISEMENT
2. Kearifan lokal di Bali
Kearifan lokal yang ada di Bali contohnya adalah Ancak Saji, Mebuug-Buugan, dan Awig-awig. Ancak Saji merupakan tradisi yang dilakukan pada saat prosesi upacara jenazah. Dalam tradisi tersebut, jenazah tidak dikuburkan maupun dibakar, tetapi hanya dibaringkan pada permukaan tanah yang dangkal dengan cekungan panjang yang disebut Sema Wayah. Mebuug-buugan adalah tradisi yang dilakukan setahun sekali sesudah perayaan Nyepi yang bertujuan untuk membersihkan diri dari pengaruh negatif. Awig-awig merupakan tradisi untuk mengurus sumber daya alam dan juga lingkungan tempat mereka tinggal.
Demikianlah 2 contoh kearifan lokal yang ada di Indonesia agar kamu lebih mencintai budaya bangsa, semoga bermanfaat! (CL)