Konten dari Pengguna

Contoh Nilai-Nilai Luhur Sila dalam Pancasila

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nilai-nilai luhur sila dalam pancasila. Sumber: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Nilai-nilai luhur sila dalam pancasila. Sumber: pixabay.com

Pancasila merupakan dasar negara bangsa Indonesia yang dicetuskan oleh Ir. Soekarno dan memiliki lima sila yang menggambarkan lima asas kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita sebagai warga negara Indonesia harus mengimplementasikan nilai-nilai luhur sila dalam pancasila di kehidupan sehari-hari.

Adapun kelima sila tersebut adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kelima sila ini memiliki nilai-nilai luhur yang wajib diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Contoh Nilai-Nilai Luhur Sila dalam Pancasila

Nilai-nilai luhur sila dalam pancasila. Sumber: pixabay.com

Berikut adalah berbagai contoh nilai-nilai luhur sila dalam pancasila yang dikutip dari buku Memahami dan Memaknai Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar karya Dicky R. Munaf (2016).

  1. Memiliki keyakinan terhadap adanya Tuhan yang Maha Esa dengan sifatnya yang Maha Sempurna.

  2. Saling menghormati dan memiliki sikap toleransi antara pemeluk agama yang berbeda-beda.

  3. Memiliki kebebasan dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.

  4. Ketakwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa dengan cara menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

  5. Pengakuan terhadap harkat dan martabat manusia.

  6. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan harus mendapat perlakuan yang adil.

  7. Mengembangkan sikap tenggang rasa agar tidak berbuat semena-mena terhadap orang lain.

  8. Pengakuan terhadap keberadaan manusia sebagai makhluk mulia ciptaan Tuhan.

  9. Cinta tanah air dan rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.

  10. Menempatkan persatuan, kesatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan tertentu.

  11. Pengakuan terhadap keberagaman suku bangsa dan budaya, sekaligus mendorong ke arah pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa.

  12. Setiap manusia memiliki kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.

  13. Melakukan musyawarah untuk mencapai mufakat untuk menumbuhkan semangat kekeluargaan.

  14. Bersikap adil dan gemar menolong orang lain.

  15. Mencerminkan sikap kekeluargaan dan kegotong-royongan.

  16. Keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.

  17. Mewujudkan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di berbagai bidang, seperti bidang politik, ekonomi, sosial kebudayaan, hingga pertahanan keamanan nasional.

(Anne)