Contoh, Tujuan, dan Manfaat Pembangunan Sosial Budaya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembangunan adalah suatu proses kegiatan yang dilakukan dalam rangka mengembangkan perubahan-perubahan keadaan yang lebih baik lagi. Dalam mewujudkan cita-cita untuk mendorong masyarakat atau sekumpulan individu ke arah yang lebih baik, negara melakukan pembangunan nasional.
Dikutip dari buku Pembangunan Nasional yang ditulis oleh Heliarta (2020: 2), pembangunan nasional adalah pembangunan dari, oleh, dan untuk rakyat. Pembangunan nasional dilaksanakan di semua aspek kehidupan masyarakat, seperti politik, ekonomi, sosial budaya, dan aspek pertahanan keamanan dengan perwujudan wawasan nusantara.
Nah, artikel kali ini akan membahas salah satu aspek, yaitu pembangunan sosial budaya.
Pembangunan Sosial Budaya
Pembangunan sosial budaya adalah pembangunan yang dirancang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dilansir dari bappenas.go.id, pembangunan sosial budaya menjadi bagian integral dari prioritas pembangunan keempat, yaitu membangun kesejahteraan rakyat, meningkatkan kualitas kehidupan beragama, dan ketahanan budaya.
Adapun tujuan dan manfaat dari pembangunan sosial budaya adalah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat yang ditandai dengan meningkatnya kualitas hidup yang layak dan bermartabat, serta memberi perhatian utama pada tercukupinya kebutuhan dasar masyarakat. Secara garis besar, contoh kebijakan dan pembangunan sosial budaya adalah sebagai berikut:
Di bidang kesehatan
Peningkatan sumber daya manusia dan lingkungan yang saling mendukung.
Peningkatan mutu lembaga dan pelayanan kesehatan.
Di bidang kesejahteraan sosial
Pengembangan ketahanan sosial.
Peningkatan apresiasi terhadap penduduk lanjut usia dan veteran.
Peningkatan kepedulian terhadap penyandang masalah sosial.
Peningkatan aksesibilitas fisik dan nonfisik bagi penyandang cacat.
Di bidang kependudukan dan keluarga berencana
Peningkatan kualitas penduduk melalui pengendalian kelahiran.
Penurunan angka kematian.
Peningkatan kualitas program keluarga berencana serta pengembangan dan keserasian kebijakan kependudukan.
Di bidang kebudayaan dan peristiwa
Pengembangan dan pembinaan kebudayaan sosial.
Perumusan nilai-nilai budaya Indonesia.
Pengembangan sikap kritis terhadap nilai-nilai budaya.
Pengembangan kebebasan berkreasi dalam berkesenian.
Pengembangan dunia perfilman Indonesia.
Pelestarian apresiasi nilai kesenian dan kebudayaan tradisional.
Perwujudan kesenian dan kebudayaan tradisional Indonesia sebagai wahana pengembangan pariwisata.
Itulah penjelasan mengenai contoh, tujuan, dan manfaat sosial pembangunan sosial budaya. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
