Konten dari Pengguna

Daftar Alat dan Bahan yang Bisa Digunakan untuk Membuat Briket

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

unsplash.com - Jelaskan alat dan bahan yang bisa digunakan untuk membuat briket?
zoom-in-whitePerbesar
unsplash.com - Jelaskan alat dan bahan yang bisa digunakan untuk membuat briket?

Pada buku Tema 6 kelas 3 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi Terbaru 2018 materi pembelajaran 5 subtema 3 Energi Alternatif, terdapat sebuah pertanyaan yaitu "Jelaskan alat dan bahan yang bisa digunakan untuk membuat briket?".

Maka untuk menjawab pertanyaan "Jelaskan alat dan bahan yang bisa digunakan untuk membuat briket?" tersebut, mari kita pahami bersama apa sebenarnya yang dimaksud dengan briket dan apa manfaatnya dalam kehidupan kita.

Briket adalah bahan bakar pengganti bahan bakar minyak atau BBM. Briket dapat dibuat dengan mudah karena bisa dengan memanfaatkan bahan baku yang banyak kita temukan di lingkungan sekitar.

Daftar Alat dan Bahan yang Bisa Digunakan untuk Membuat Briket

Pada dasarnya, briket bisa dibuat dengan berbagai bahan baku, seperti batok kelapa, sekam padi, arang, sekam, serbuk kayu, serbuk gergaji, bonggol jagung, daun kering, dan lain sebagainya.

Namun, kali ini kita akan fokuskan pembuatan briket tempurung kelapa yang memang memiliki banyak manfaat. Berikut alat dan bahan yang bisa digunakan untuk membuat briket tempurung kelapa.

  • Tempurung kelapa

  • Tepung Kanji

  • Air

  • Alat cetakan briket (bisa menggunakan bambu setinggi 8-10 cm)

  • Korek api

  • Alat pencampur adonan

  • Oven briket (bisa dibuat sendiri)

unsplash.com

Pembuatan briket dilakukan dengan proses penekanan atau pemadatan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai kalor per satuan luas dari suatu bahan/biomassa yang akan digunakan sebagai energi alternatif, sehingga dengan ukuran biomassa yang relatif kecil akan dihasilkan energi yang besar. Selain itu bentuk biomassa yang lebih seragam, akan memudahkan dalam proses penyimpanan dan pendistribusian briket.

Tahapan pembuatan briket tempurung kelapa dimulai dari proses pengarangan, penepungan, pengayakan, pencampuran air dan lem kanji, pencetakan briket arang tempurung kelapa menggunakan cetakan, dan pengeringan briket dengan oven bersuhu 650°C.

Briket dari bahan tempurung kelapa memang mudah terbakar tapi diketahui mampu menghasilkan energi panas yang tinggi. Briket dari bahan tempurung kelapa diolah tanpa menambahkan bahan kimia.

Briket dari tempurung kelapa memiliki beberapa keuntungan, antara lain: ramah lingkungan, dapat mengurangi pencemaran akibat bahan bakar fosil dan juga menghemat penggunaan bahan bakar minyak. (DNR)