Dampak Kerusakan Lingkungan Alam, Apa Saja?

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia dianugerahi dengan lingkungan alam yang sangat indah. Hamparan hutan tropis yang luas, keindahan laut, hingga jajaran pegunungan merupakan kekayaan alam Indonesia. Sayangnya, dewasa ini lingkungan Ibu Pertiwi mulai rusak. Padahal manusia serta makhluk hidup lainnya sangat bergantung pada lingkungan.
Menurut Amsyari dalam buku Prinsip-prinsip Masalah Pencemaran Lingkungan, lingkungan hidup manusia tergolong atas tiga, yakni Lingkungan fisik (physical environment), lingkungan biologis (biological environment), serta lingkungan sosial (social environment) (1977:11).
Lingkungan yang rusak ditandai dengan datangnya bencana alam, seperti banjir serta tanah longsor. Berbagai kerusakan lingkungan diantaranya karena ulah tangan-tangan jahil manusia. Lalu apa saja dampak kerusakan lingkungan alam? Yuk simak pembahasan di bawah ini!
Dampak Kerusakan Lingkungan Alam Karena Manusia
Pencemaran Lingkungan Pencemaran lingkungan dapat terjadi di air, udara, maupun tanah. Ketiga jenis pencemaran lingkungan tersebut dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Dampaknya adalah muncul berbagai jenis penyakit. Selain itu, pencemaran lingkungan di air, udara, dan tanah juga dapat mengganggu ekosistem dan biota yang terdapat di dalamnya.
Banjir Banjir merupakan salah satu dampak kerusakan lingkungan yang kerap terjadi akhir-akhir ini. Saat musim penghujan tiba, beberapa daerah di Indonesia dilanda bencana banjir. Banjir diakibatkan oleh masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan.Membuang sampah sembarangan merupakan salah satu faktor dari terjadinya banjir. Melansir situs Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, banjir biasanya disebabkan oleh sampah menggunung di sungai yang menjadikan aliran sungai tidak lancar.
Kebakaran Hutan Kebakaran hutan merupakan dampak kerusakan lingkungan hidup yang sudah sewajarnya menjadi perhatian. Sebab, jika hutan terbakar maka habitat hewan liar akan terancam. Selain itu, kebakaran hutan menimbulkan asap tebal yang dapat menyebabkan penyakit pernafasan. Lebih lanjut, hutan merupakan paru-paru dunia. Jika hutan habis dilalap si jago merah, maka pohon tidak bisa menyerap karbondioksida (CO2) dan memproduksi oksigen (O2).
Global Warming Global warming atau yang dikenal dengan pemanasan global, acap kali dikaitkan dengan efek rumah kaca. Efek rumah kaca mengakibatkan suhu bumi menjadi lebih panas. Pemanasan global juga diakibatkan oleh meningkatnya karbondioksida (CO2), sementara oksigen (O2) kian menipis.
Tanah Longsor Tanah longsor merupakan dampak kerusakan alam yang harus mendapatkan perhatian khusus, Sebab, bencana alam tanah longsor sering kali menimbulkan banyak korban jiwa. Bencana alam ini disebabkan oleh manusia yang sembarangan menebang pohon, tanpa melakukan reboisasi.
Demikian dampak kerusakan lingkungan alam karena ulah manusia. Sebagai makhluk ciptaan tuhan yang diberkahi dengan akal dan pikiran, sudah sepatutnya kita menjaga dan merawat alam. Save our earth for the next generation!
(RYFA)
