Konten dari Pengguna

Deretan Akibat dari Konsumen Puncak Punah dalam Kehidupan

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Akibat dari konsumen puncak punah, sumber foto: Kemendikbud
zoom-in-whitePerbesar
Akibat dari konsumen puncak punah, sumber foto: Kemendikbud

Semua posisi yang ada di dalam rantai makanan sangatlah penting. Bila salah satu dari bagian ekosistem mengalami kerusakan atau kepunahan, maka anggota ekosistem lainnya akan terpengaruh, termasuk akibat dari konsumen puncak punah.

Akibat dari konsumen puncak punah pastinya menyebabkan ketidakseimbangan dalam sebuah rantai makanan yang berpengaruh langsung pada sebuah ekosistem. Bila salah satu punah, maka bukan tidak mungkin bagian lain yang ada di dalam rantai makanan tersebut pun akan punah juga.

Akibat dari Konsumen Puncak Punah

Pengertian dari rantai makanan adalah sebuah peristiwa makan dan dimakan antara sesama makhluk hidup dengan urutan-urutan tertentu. Melansir buku Cerita Sains: Rantai Makanan, bambang Joko Susilo, 2014, dalam suatu rantai makanan terdapat makhluk hidup yang mempunyai peran sebagai produsen, konsumen, dan sebagai dekomposer (pengurai). Setiap tingkat dari rantai makanan dalam sebuah ekosistem disebut dengan tingkat trofik.

sumber ilustrasi: Freepik

Dalam ekosistem, kelompok hewan menjadi konsumen karena mereka tidak memproduksi energi. Kelompok hewan umumnya menggunakan energi untuk mendapatkan makanan.

Hewan yang memakan tumbuhan (herbivora) masuk dalam konsumen tingkat satu atau primer. Hewan pemakan daging (karnivora) yang memangsa hewan herbivora disebut konsumen tingkat dua atau konsumen sekunder. Sedangkan hewan karnivora yang memakan sesama hewan karnivora disebut konsumen tingkat tiga atau tersier.

Selain hewan herbivora dan karnivora, terdapat juga hewan omnivora yang memakan segalanya (herbivora dan karnivora). Hewan omnivora bisa masuk ke dalam konsumen tingkat apa saja.

Apabila konsumen puncak punah, maka jumlah konsumen tingkat dua akan bertambah dengan drastis. Hal ini disebabkan konsumen tingkat dua tidak ada yang memangsa karena konsumen puncak sudah punah. Sebaliknya jumlah konsumen tingkat satu akan berkurang drastis karena mereka jadi makanan konsumen tingkat satu.

Bila konsumen tingkat dua sangat banyak, tentu mereka memerlukan makanan yakni konsumen tingkat satu. Karena jumlahnya akan timpang, konsumen tingkat dua semakin banyak dan konsumen tingkat satu tetap, maka jumlah konsumen tingkat satu akan berkurang.

Logikanya akibat dari konsumen puncak punah adalah makhluk-makhluk yang membutuhkan makanan semakin banyak tapi makanannya tetap segitu saja, yang terjadi adalah peristiwa kekurangan makanan.

Secara singkat, bila salah satu rantai makanan mendadak hilang atau mengalami kepunahan maka hal ini bukan hanya memengaruhi hewan itu, tapi juga memengaruhi hewan atau predator lainnya. (DNR)