Dinamometer adalah Alat Pengukur Gaya, Ini Cara Kerjanya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gaya merupakan tarikan atau dorongan yang dapat mengakibatkan suatu benda bergerak, berpindah tempat, dan berubah bentuk. Contoh suatu gaya berupa tarikan adalah menarik tali timba atau karet ketapel, menarik ayunan ke belakang, dan menarik senar layangan. Contoh suatu gaya berupa dorongan adalah mendorong mobil, mendorong ayunan ke depan, mendorong meja, menendang bola, dan mengayuh sepeda. Gaya memiliki satuan dapat diukur oleh suatu alat. Alat pengukur gaya adalah dinamometer.
Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai dinamometer, alat pengukur gaya dan cara kerjanya.
Mengenal Dinamometer, Alat Pengukur Gaya
Dikutip dari buku Intisari Super Pintar RPAL yang ditulis oleh Tina Susilowati (2016: 240), gaya memiliki besaran yang dapat diukur dan arah. Alat pengukur gaya adalah dinamometer atau disebut juga neraca pegas. Cara menggunakan alat dinamometer adalah dengan menghitung perubahan panjang atau pemuluran pada kumparan pegas. Semakin besar gaya, maka semakin panjang pemuluran pegasnya. Besarnya gaya ditunjukkan pada seberapa panjang pemuluran pegas tersebut. satuan besarnya gaya dinyatakan dalam Newton (N).
Bentuk gaya tidak dapat dilihat, tetapi pengaruh gaya dapat dirasakan. Semakin besar gaya, maka semakin besar pula tenaga yang diperlukan. Berikut adalah jenis-jenis gaya:
Gaya otot, gaya yang ditimbulkan oleh otot manusia atau hewan, misalnya menarik, mendorong, atau mengangkat.
Gaya pegas, gaya yang terjadi pada pegas atau benada yang bersifat lentur (elastis), berupa tarikan/regangan dan rapatan.
Gaya gesek, gaya yang ditimbulkan oleh dua benda yang saling bersentuhan atau bergesekan.
Gaya gravitasi, gaya yang ditimbulkan oleh dua benda bermassa untuk menarik benda lain ke arah pusat gaya tersebut.
Gaya magnet, gaya yang ditimbulkan oleh magnet atau benda yang bersifat magnetis.
Gaya listrik, gaya yang terjadi karena aliran muatan listrik.
Gaya di dalam air, gaya menekan ke atas dan ke bawah yang mengakibatkan benda di dalam air dapat terapung, melayang, atau bahkan tenggelam.
Semua gaya tersebut dapat diukur. Alat pengukur gaya adalah dinamometer. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
