Konten dari Pengguna

Doa Ketika Turun Hujan dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hujan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hujan. Foto: Unsplash

Dalam Islam, hujan tidak hanya dimaknai sebagai fenomena alam, tetapi juga sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, saat langit mulai menurunkan tetes-tetes airnya, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa ketika turun hujan.

Tak hanya sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat dan rahmat turunnya hujan, membaca doa di waktu ini juga menunjukkan bahwa seorang hamba menyadari semua yang terjadi di langit dan bumi adalah kehendak Allah SWT.

Lalu, apa bacaan doa ketika turun hujan yang bisa diamalkan umat Muslim? Simak uraian di bawah ini untuk mengetahui bacaan doa ketika turun hujan lengkap dalam bahasa Arab, Latin, serta terjemahannya.

Doa Ketika Turun Hujan

Ilustrasi hujan. Foto: Unsplash

Dikutip dari buku Zikir Dan Doa karya Muhammad Ibnu Sapruddin, berikut adalah bacaan doa ketika turun hujan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

Allahumma shayyiban nafi’an.

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat.”

Apabila hujan turun sangat deras atau disertai angin kencang dan petir, berikut bacaan doa yang juga Rasulullah SAW ajarkan sebagai bentuk permohonan perlindungan:

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma hawālainā wa lā ‘alainā. Allahumma ‘alal-ākāmi wadz-dzirābi wa butūnil-awdiyati wa manābitisy-syajar.

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan tepat di atas kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di perbukitan, gunung, lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

Keutamaan Membaca Doa Saat Hujan

Ilustrasi berdoa. Foto: Unsplash

Dalam Islam, turunnya hujan bukan hanya waktu yang penuh berkah, tapi juga merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda, yang artinya

Dua doa yang tidak akan ditolak: doa saat adzan dan doa ketika hujan turun.” (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi).

Selain termasuk waktu mustajab untuk memohon hajat dan ampunan, berikut beberapa keutamaan lain yang bisa didapatkan umat Muslim jika membaca doa saat hujan:

  1. Menunjukkan rasa syukur atas nikmat Allah.

  2. Memohon perlindungan dari bencana seperti banjir atau longsor.

  3. Menumbuhkan kesadaran tauhid, bahwa hanya Allah yang mengatur hujan dan alam semesta.

Sebagai catatan, semua keutamaan tersebut bisa dirasakan umat Muslim jika merasa bersyukur dan tidak mengeluh sewaktu turunnya hujan.

Doa Setelah Hujan Reda

Ilustrasi berdoa. Foto: Unsplash

Setelah hujan berhenti, mengutip buku Doa dan Dzikir Sepanjang Tahun karya Adi Tri Eka, dianjurkan juga membaca doa berikut sebagai ungkapan syukur:

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

Muthirnā bifaḍlillāhi waraḥmatih.

Artinya: “Hujan telah turun atas kami karena karunia dan rahmat Allah.”

Baca juga: 7 Doa Pembuka Rezeki yang Bisa Diamalkan Umat Islam

(NDA)