Energi Potensial dan Serba-Serbinya dalam Disiplin Ilmu Fisika

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istiliah energi potensial seringkali kamu dengar saat belajar ilmu fisika. Namun, apakah yang dimaksud dengan energi potensial tersebut? Melansir dari beberapa sumber, energi potensial merupakan energi yang dimiliki oleh suatu benda karena posisi atau kedudukannya terhadap titik acuan.
Dari pengertian tersebut, benda diam yang berada pada ketinggian tertentu maka akan memiliki energi potensial, sementara benda yang bergerak namun tidak berada dalam ketinggian tertentu maka benda tersebut tidak memiliki energi potensial. Ada tiga bentuk energi potensial yang tersimpan pada suatu benda, yakni energi potensial gravitasi, energi potensial elastis dan energi potensial kimia.
Tiga Bentuk Energi Potensial dalam Ilmu Fisika
Berikut adalah tiga bentuk energi potensial yang berhasil dirangkum oleh tim Kumparan dari berbagai sumber:
Energi Potensial Kimia. Energi ini adalah eneri yang tersimpan dalam atom dan ikatan yang terjadi di antara mereka. Energi potensial kimia juga terdapat pada cadangan makanan hasil fotosintesis lho.
Energi Potensial Elastis. Energi ini adalah energi yang dimiliki oleh benda-benda yang bersifat elastis. Energi potensial elastis ini juga sering disebut sebagai energi potensial pegas. Contoh energi potensial elastis adalah tali bungee dan per yang diregangkan serta balon yang ditiup.
Energi Potensial Gravitasi. Energi ini dimiliki oleh sebuah benda yang berada pada ketinggian tertentu sehingga terpapar pengaruh dari gravitasi. Contoh energy potensial gravitasi adalah buah di dahan pohon, batu yang ada di tepi tebing dan juga pendulum.
Rumus Energi Potensial
Energi potensial dapat dirumuskan dalam bentuk berikut:
Ep = m.g.h
Keterangan :
Ep : Energi Potensial (J)
m : massa (kg)
g : percepatan gravitasi (10 m/s2)
h : tinggi benda (m)
Nah, itulah serba-serbi terkait energi potensial dalam disiplin ilmu fisika. Semakin tinggi dan besar massa benda, maka energi potensialnya semakin besar. Begitu pula sebaliknya. Penting untuk diingat bahwa jika benda terletak di atas tanah, maka besar energi potensianya sama dengan nol (0). Semoga bermanfaat! (RYFA)
