Konten dari Pengguna

Fase-Fase Pembelahan Mitosis dan Penjelasannya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fase-fase Pembelahan Mitosis. Foto: Pexels/Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fase-fase Pembelahan Mitosis. Foto: Pexels/Pixabay.

Mitosis merupakan salah satu proses penting dalam siklus hidup sel, di mana satu sel membelah diri menjadi dua sel anak yang identik. Fase-fase pembelahan mitosis ini dijelaskan dalam mata pelajaran Biologi.

Proses mitosis adalah cara sel eukariotik melakukan reproduksi secara reguler. Proses ini sangat vital dalam pertumbuhan, perkembangan, serta perbaikan jaringan pada organisme multiseluler.

Pemahaman tentang mitosis tidak hanya penting bagi pelajar, tetapi juga menjadi dasar dalam studi biologi sel dan genetika.

Fase-Fase Pembelahan Mitosis

Ilustrasi Fase-fase Pembelahan Mitosis. Foto: Pexels/Pavel Danilyuk.

Pembelahan mitosis terdiri dari beberapa fase utama yang berlangsung secara berurutan dan sistematis, mulai dari profase hingga telofase. Berikut adalah fase-fase pembelahan mitosis dan penjelasan setiap fase, dikutip dari repositori.kemendikdasmen.go.id.

1. Profase

Saat sel memasuki tahap profase, kromatin yang longgar mulai mengental membentuk kromosom padat. Setiap kromosom terdiri dari dua kromatid kembar yang dihubungkan oleh sentromer.

Nukleolus mulai menghilang dan membran inti mulai terurai. Peristiwa ini menandai kesiapan sel untuk membagi materi genetik.

Selain itu, sentrosom (pada sel hewan) bergerak ke kutub berlawanan. Pergerakan ini berfungsi untuk memulai pembentukan spindle mitotik (benang-benang gelendong pembelahan).

2. Metafase

Tahap ini merupakan fase penjajaran kromosom secara simetris di bidang ekuatorial sel (lempeng metafase). Setiap kromosom membentuk struktur ideal untuk memastikan distribusi genetik yang akurat.

3. Anafase

Pada tahap anafase, kromatid saudara terpisah ketika sentromer terbagi, dan benang kinetokor menarik masing-masing kromatid menuju kutub sel. Proses ini memastikan distribusi materi genetik ke setiap calon sel anak secara identik.

4. Telofase

Telofase merupakan kebalikan dari profase. Membran inti baru mulai terbentuk mengelilingi setiap set kromosom di kutub sel dan nukleolus kembali muncul pada akhir fase ini.

Kromosom perlahan kembali mengendur menjadi kromatin dan menandai akhir pembelahan mitosis. Setelah itu, terjadi proses sitokinesis atau pembelahan sitoplasma. Hal tersebut bertujuan untuk membagi sel secara fisik menjadi dua sel anak.

Fase-fase pembelahan mitosis memiliki ciri khas dan peran tersendiri dalam memastikan materi genetik terbagi secara merata. Di antara dua siklus pembelahan terjadi fase istirahat yang disebut interfase, meskipun bukan bagian dari pembelahan itu sendiri. (Fia)

Baca juga: Sendi yang Memungkinkan Gerakan Satu Arah seperti pada Siku