Konten dari Pengguna

Frasa Verba: Pengertian, Struktur, dan Contohnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://pixabay.com/users/wilhei-883152/ - frasa verba adalah
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/users/wilhei-883152/ - frasa verba adalah

Pengertian Frasa verba adalah metode penggabungan dua kata dalam bahasa Indonesia. Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonprediktif.

Frasa juga bisa diartikan sebagai satuan gramatik yang terdiri atas dua kata atau lebih. Selain itu, frasa juga merupakan satuan yang tidak melebihi batas fungsi unsur klausa. Maksudnya, frasa itu selalu terdapat dalam satu fungsi unsur klausa, yakni subjek, predikat, objek, pelengkap atau keterangan.

Frasa Verba: Pengertian, Struktur, dan Contohnya

Frasa verba adalah frasa yang memiliki distribusi yang sama dengan kata kerja, contohnya, frasa "harus diterapkan". Jika dilihat secara cermat, frasa tersebut memiliki distribusi yang sama dengan kata kerja "diterapkan".

Frasa verba adalah frasa yang dibentuk dengan menggabungkan kata kerja dan sebagai pengganti kata kerja dalam suatu kalimat.

https://pixabay.com/users/threemilesperhour-9661546/

Jenis-jenis Frasa Verba dan Contohnya

Frasa verba bisa digolongkan menjadi tiga kelompok yakni, frasa verba modifikasi, frasa verba koordinatif dan frasa verba apositif.

Frasa Verba Modifikatif

Adalah jenis frasa verba yang berupa kata kerja yang diikuti oleh kata sifat baik di depan ataupun di belakangnya. Misal : bekerja keras (keras merupakan kata sifat yang menjadi pembatas di belakang kata kerja, yaitu bekerja), pasti membuat (pasti merupakan kata sifat yang menjadi pembatas di depan kata kerja, membuat).

Contoh:

  • Amir bekerja keras tanpa henti.

  • Amar membaca buku dengan saksama.

  • Adik menonton TV bersama Ayah.

  • Pelaku memukul korban dengan menggunakan balok kayu.

Frasa verba koordinatif

Adalah jenis frasa verba yang menggabungkan 2 kata kerja dengan kata hubung dan atau atau. Seperti : membaca dan menulis, bekerja atau berlibur.

Contoh:

  • Adik sangat pandai dalam berhitung dan menulis.

  • Fahmi mampu bekerja kantoran dan bekerja sampingan sekaligus.

  • Aldi masih memikirkan dan merenungkan pilihannya.

  • Ayah masih menimbang dan mengukur keputusannya.

Frasa verba apositif

Merupakan jenis frasa verba yang ditempatkan sebagai keterangan tambahan atau selipan.

Contoh:

  • Aceh — tempat dulu aku merantau — kini terkena badai Tsunami.

  • Rumah kita —tempat bernaung dari panas dan hujan— telah resmi dijual.

  • Yogya —tempat aku mencari nafkah— begitu istimewa di hatiku.

  • Bisnis yang dijalani Cucu (bejualan makanan ringan) kini kian maju.

  • Andi —temanku yang sering membantuku saat susah— kini telah tiada.

Demikian penjelasan lengkap mengenai frasa verba dan contohnya dalam bahasa Indonesia. (DNR)