News
·
15 Juli 2021 16:04
·
waktu baca 1 menit

Fungsi APBN Beserta Tujuan Penyusunannya

Konten ini diproduksi oleh Berita Update
Fungsi APBN Beserta Tujuan Penyusunannya (271087)
searchPerbesar
ilustrasi fungsi APBN, sumber gambar: https://www.unsplash.com/
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan suatu daftar sistematis dan terperinci yang berisi rencana penerimaan dan pengeluaran negara selama satu tahun. Fungsi APBN yaitu utnuk membiayai kegiatan-kegiatan pemerintah yang bersangkutan pada periode 1 Januari hingga 31 Desember.
ADVERTISEMENT
Menurut Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara Pasal 1, APBN merupakan suatu rencana keuangan tahunan pemerintah yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Rencana keuangan ini ditetapkan setiap tahunnya dan dilakukan secara transparan atau terbuka dan penuh tanggungjawab demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Tujuan Penyusunan APBN

APBN disusun dengan memperhatikan tujuan-tujuan tertentu. dikutip dari buku Bongkar Pola Soal UNBK SMA/MA IPS 2020 oleh Femilia, dkk, (2019: 279) berikut adalah tujuan penyusunan APBN:
  • Sebagai pedoman penerimaan dan pengeluaran Negara dalam menunaikan kegiatan kenegaraan.
  • Untuk meningkatkan produksi dan kesempatan kerja sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
  • Untuk memaksimalkan transparansi dan pertanggungjawaban pemerintah kepada DPR beserta masyarakat luas.
  • Untuk memaksimalkan koordinasi antarbagian dalam lingkup pemerintah.
  • Untuk memudahkan pemerintah dalam mencapai tujuan fiskal.
  • • Untuk membantu menciptakan efisiensi dan keadilan dalam penyediaan barang dan jasa publik melalui proses preferensi.
ADVERTISEMENT
Fungsi APBN
Menurut Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara Pasal 3 ayat 4, APBN/APBD memiliki fungsi berupa otorisasi, perecanaan , pengawasan, alokasi, distribusi dan stabilisasi. Adapun penjelasannya yaitu sebagai berikut:
  • Fungsi otorisasi: Anggaran negara menjadi pondasi dalam melaksanakan pendapatan dan belanja pada tahun yang bersangkutan.
  • Fungsi perencanaan: Anggaran negara menjadi pedoman bagi manajemen dalam mengagendakan kegiatan pada tahun yang bersangkutan.
  • Fungsi pengawasan: Anggaran negara menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatan penyelenggaraan pemerintahan sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan.
  • Fungsi alokasi: Anggaran negara perlu diarahkan untuk meminimalisir pengangguran, ketidakefisienan sumber daya dan meningkatkan efektivitas perekonomian.
  • Fungsi distribusi: Kebijakan anggaran negara harus memerhatikan aspek keadilan dan kepatutan.
  • Fungsi stabilitas: Anggaran pemerintah menjadi alat untuk menjaga dan mengusahakan keseimbangan Fundamental perekonomian.
ADVERTISEMENT
(DLA)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020