Konten dari Pengguna

Fungsi dan Syarat-Syarat yang Harus Dimiliki Kopling Mobil

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi dan syarat–syarat yang harus dimiliki oleh kopling. Foto: Unsplash/Unervi González
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi dan syarat–syarat yang harus dimiliki oleh kopling. Foto: Unsplash/Unervi González

Jelaskan fungsi dan syarat-syarat yang harus dimiliki oleh kopling! Pertanyaan ini sering kali diajukan kepada siswa, terutama yang berkecimpung di dunia otomotif.

Pasalnya, kopling adalah salah satu komponen penting dalam mobil. Hal inilah yang membuat sistem kopling perlu dipelajari secara mendalam sebagai bagian yang menggerakkan sebuah kendaraan.

Pengertian Kopling

Ilustrasi pengertian kopling. Foto: Unsplash/Unervi González

Dikutip dari buku Elemen Mesin oleh Catur Pramono (2022), kopling adalah suatu elemen mesin yang berfungsi untuk mentransmisikan daya dari poros penggerak (driving shaft) ke poros yang digerakkan (driven shaft). Putaran input-nya sama dengan putaran output-nya.

Tanpa kopling, sulit untuk menggerakkan elemen mesin dengan baik. Dengan adanya kopling, pemindahan daya dapat dilakukan secara teratur dan seefisien mungkin.

Kopling biasanya tidak mengizinkan pemisahan antara dua poros ketika beroperasi. Namun, saat ini ada kopling yang memiliki torsi yang dibatasi sehingga dapat slip atau terputus ketika batas torsi dilewati.

Fungsi Kopling

Fungsi utama dari kopling adalah menyatukan dua bagian yang dapat berputar. Sedangkan secara khusus, kopling berfungsi sebagai:

  • Memutus dan menghubungkan putaran dari flywheel ke poros input transmisi.

  • Memperlembut perpindahan gigi.

  • Memungkinkan kendaraan tidak berjalan pada saat mesin hidup dan gigi perseneling tidak pada posisi netral.

  • Menghubungkan dua unit poros yang dibuat secara terpisah, seperti poros motor dengan roda atau poros generator dengan mesin. Kopling mampu memisahkan dan menyambung dua poros untuk kebutuhan perbaikan dan penggantian komponen.

  • Mendapatkan fleksibilitas mekanis, terutama pada dua poros yang tidak berada pada satu aksis.

  • Mengurangi beban kejut (shock load) dari satu poros ke poros yang lain.

  • Menghindari beban kerja berlebih.

  • Mengurangi karakteristik getaran dari dua poros yang berputar.

Syarat Kopling

Ilustrasi syarat–syarat yang harus dimiliki oleh kopling. Foto: Unsplash/Elwin de Witte

Beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah kopling agar daya dari mesin dapat disalurkan dengan maksimal yakni:

  • Mampu menahan adanya kelebihan beban.

  • Mengurangi getaran dari poros penggerak yang diakibatkan oleh gerakan dari elemen lain.

  • Mampu menjamin penyambungan dua poros atau lebih.

  • Mampu mencegah terjadinya beban kejut.

  • Dapat memutus dan menghubungkan putaran-putaran mesin ke-transmisi dengan cepat dan lancar.

  • Tidak mudah slip.

  • Balance atau seimbang.

  • Tahan terhadap panas dan gesekan.

  • Kuat dan tahan terhadap putaran tinggi.

Baca Juga: Jenis-jenis Kopling Mobil beserta Kegunaannya

Sekarang, jika ada permintaan untuk jelaskan fungsi dan syarat – syarat yang harus dimiliki oleh kopling semoga tidak bingung lagi. Silakan baca artikel di atas supaya bisa memahami tentang seluk-beluk kopling, khususnya kopling mobil. (MZM)