Fungsi Pengelolaan File, Pengertian, dan Konsepnya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebutkan fungsi pengelolaan file! Pertanyaan ini sering kali diutarakan, terutama siswa yang belajar informatika dalam sistem operasi komputer.
Terlebih aplikasi ini memiliki banyak sekali file atau berkas, baik berupa tulisan, gambar, musik, video, dan lainnya. Inilah yang membuat seseorang yang mengoperasikan komputer perlu mengetahui fungsi pengelolaan file.
Pengertian Pengelolaan File
Dikutip dari Modul Online Sistem Operasi 7 Kode, Nizirwan Anwar dan Team (2018), pengelolaan file adalah kegiatan yang berhubungan dengan penyimpanan, penempatan, pengumpulan, pemeliharaan, distribusi surat-menyurat, perhitungan, catatan, penggrafikan, klasifikasi, dan sejenisnya untuk kemudahan dalam berorganisasi atau berbisnis.
Pengelolaan file ini sangat penting bagi perusahaan karena sewaktu-waktu pasti dibutuhkan. Hal ini juga untuk memudahkan yang bersangkutan untuk menggunakannya.
Pengelolaan file bukan hanya mengorganisir cara penyimpanan saja, akan tetapi untuk mengoperasikan pemeliharaan atau pengaturan file.
Konsep Pengelolaan File
Konsep dari pengelolaan file terbagi menjadi dua, yakni file dan direktori. Berikut penjelasannya.
1. File
File merupakan penyimpanan abstraksi dan pengambilan informasi pada disk. Abstraksi ini membuat pengguna tidak dibebani dengan detail cara dan lokasi penyimpanan informasi, serta mekanisme kerja perangkat penyimpanan data.
2. Direktori
Direktori berisi informasi tentang file sehubungan dengan penyimpanan. Direktori adalah file yang dimiliki oleh sistem operasi dan dapat diakses secara terus menerus dalam sistem operasi.
Pengguna dapat memanipulasi data yang mengacu pada file atau direktori. Pengguna tidak terbebani dengan masalah penyimpanan, manipulasi perangkat dan sebagainya.
Fungsi Pengelolaan File
Adapun fungsi dari pengelolaan file di antaranya adalah sebagai berikut.
Memudahkan cara kerja atau mekanisme pemakaian file secara bersama.
Kemudahan dalam membuat, mengedit, dan menghapus file.
Kemudahan dalam melakukan backup dan recovery untuk antisipasi kehilangan file akibat kecelakaan atau upaya orang lain untuk merusak/ menghancurkan file.
Pengguna dapat mengacu file dengan simbolik (symbolic name) tidak menggunakan penamaan yang mengacu pada perangkat fisik.
Data dapat disimpan dengan aman dan rahasia pada lingkungan yang sensitif.
Tampilan antar muka yang user-friendly pada sistem file akan memudahkan penggunanya.
Baca Juga: Memahami Pengelolaan File dengan Sistem Operasi Microsoft Windows
Itulah penjelasan singkat tentang fungsi pengelolaan file, pengertian, dan konsepnya. Semoga penjelasan singkat di atas bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan tentang aplikasi-aplikasi penting dalam komputer. (MZM)
