Konten dari Pengguna

Hadist Tentang Kebersihan yang Perlu Diterapkan

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi berbagai hadist, sumber Foto: https://www.pixabay.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berbagai hadist, sumber Foto: https://www.pixabay.com/

Hadist dikenal sebagai salah satu sandaran hukum setelah Alquran, yang berisi peraturan yang dapat mengatur kehidupan umat Islam dalam sehari-hari, hukum, sunnah dan juga kisah Nabi yang dapat kita jadikan sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, seperti hadits tentang kebersihan.

Hadist Tentang Kebersihan dan Cara menerapkannya Dalam Keseharian

Dengan menerapkan hadits dalam kehidupan sehari-hari, kita juga dapat menjauh dari larangan-larangan Allah agar terhindar dari siksa neraka. Maka dari itu, selain memahami isi Alquran, kita juga perlu memahami isi hadits agar kehidupan kita dapat berjalan sesuai dengan perintah Allah dan anjuran Nabi.

Penjelasan tentang hadits ini juga dipaparkan dalam buku berjudul Hadis Pendidikan, Konsep Pendidikan Berbasis Hadist yang disusun oleh Ahmad Izzan, Saehudin (2016:1) yang menyebutkan bahwa hadist merupakan segala sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW, baik dari segi perkataan, perbuatan, maupun pernyataan yang berkaitan dengan hukum.

Hadits tentang kebersihan ini merupakan hadits yang memaparkan bahwa menjaga kebersihan adalah hal yang perlu dan penting untuk diterapkan dalam kehidupan kita. Hal ini seperti yang disebutkan dalam hadits berikut ini:

عَنْ سَعْدِبْنِ اَبِى وَقَّاصٍ عَنْ اَبِيْهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِنَّ اللهَ طَيِّبٌ يُحِبُّ الطَّيِّبَ نَظِيْفٌ يُحِبُّالنَّظَافَةَ كَرِيْمٌ يُحِبُّ الْكَرَمَ جَوَادٌيُحِبُّالْجَوَادَفَنَظِّفُوْااَفْنَيْتَكُمْ

Artinya: ”Sesungguhnya Allah Ta’ala itu baik (dan) menyukai kebaikan, bersih (dan) menyukai kebersihan, mulia (dan) menyukai kemuliaan, bagus (dan) menyukai kebagusan. Oleh sebab itu, bersihkanlah lingkunganmu.”(HR. Tirmidzi).

Hadits tersebut menjelaskan bahwa Allah sangat mencintai kebersihan. Maka dari itu, kita harus selalu senantiasa menjaga kebersihan lingkungan kita. Tak hanya kebersihan lingkungan, kita juga perlu membersihkan dan juga menjaga kebersihan tubuh. Hal ini tertuang dalam hadits tentang kebersihan berikut ini:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « الْفِطْرَةُ خَمْسٌ – أَوْ خَمْسٌ مِنَ الْفِطْرَةِ – الْخِتَانُ وَالاِسْتِحْدَادُ وَتَقْلِيمُ الأَظْفَارِ وَنَتْفُ الإِبْطِ وَقَصُّ الشَّارِبِ»

Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Fitrah ada lima atau lima perkara dari fitrah; berkhitan, menghabiskan bulu kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan menipiskan kumis.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadits tentang kebersihan tersebut dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari penyakit yang dapat membahayakan Anda dan juga lingkungan sekitar Anda. Semoga bermanfaat! (DA)