Konten dari Pengguna

Hubungan Gaya dan Gerak pada Peristiwa Bermain Ketapel

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bermain Ketapell. Sumber: https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
Bermain Ketapell. Sumber: https://www.freepik.com/

Ilmu fisika memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya membuat benda dari keadaan diam menjadi bergerak, contohnya pada ketapel. Agar batu dalam ketapel dapat bergerak, maka ketapel memerlukan gaya. Lantas apa hubungan gaya dan gerak pada peristiwa bermain ketapel?

Hubungan Gaya dan Gerak pada Ketapel

Mengutip buku berjudul Pembelajaran IPA Sekolah Dasar karangan Pariang Sonang Siregar (2018: 72), gaya adalah suatu benda yang ditarik dan didorong yang memerlukan tenaga. Gaya tidak bisa dilihat namun bisa dirasakan. Gaya juga memiliki sifat, yaitu:

a. Gaya dapat mengubah bentuk benda.

b. Gaya dapat mengubah arah gerak benda.

c. Gaya dapat menyebabkan benda berberak atau berpindah tempat.

Gaya juga memiliki berbagai macam, diantaranya:

  • Gaya Otot

Gaya otot adalah gaya yang dilakukan oleh otot-otot, terutama pada tubuh manusia. gaya otot sering dimafaatkan pada saat manusia menarik, mendorong, mengangkat barang maupun saat berolahraga.

  • Gaya Pegas

Gaya pegas merupakan kekuatan yang ditimbulkan dari karet atau pegas yang direnggangkan.

  • Gaya Listrik Statis

Gaya listrik statis adalah kekuatan benda yang bermuatan listrik untuk menarik benda di sekitarnya.

  • Gaya Magnet

Gaya magnet adalah gaya yang dihasilkan dari magnet. Benda-benda yang terbuat dari unsur besi yang dapat ditarik oleh magnet. Selain itu magnet juga dapat menarik magnet lainnya yang bermuatan berbeda.

  • Gaya Gravitasi

Gaya gravitasi merupakan gaya tarik terhadap suatu benda. Seperti gravitasi bumi yang membuat kita dapat menapak. Apabila tidak ada grafitasi, kita akan melayang-layang di langit.

  • Gaya Gesek

Gaya gesek timbul akibat dua benda yang saling bergesek. Misal alas kaki yang digunakan, alas kaki bergesek dengan jalan agar manusia tidak terpeleset.

Sementara gerak adalah perpindahan kedudukan suatu benda terhadap benda lainya, baik perpindahan kedudukan maupun menjauhi suatu benda atau tempat asal akibat dikenai gaya.

Beberapa pengaruh gaya terhadap gerakaan suatu benda diantaranya:

  1. Gaya dapat mempengaruhi benda diam menjadi bergerak.

  2. Gaya dapat mempengaruhi benda bergerak menjadi diam.

  3. Gaya dapat mempengaruhi benda bergerak lebih cepat maupun lebih lambat.

  4. Gaya dapat mempengaruhi arah atau membelokan gerak benda.

Ilustrasi anak yang bermain ketapel. Sumber: https://www.freepik.com/

Pada kasus bermain ketapel, terdapat hubungan gaya dan gerak. Karet ketapel yang ditarik memerlukan tenaga atau gaya. Tarikan pada karet ketapel akan menimbulkan gerak pada batu. Akibatnya batu akan terlempar. Semakin besar gaya pada tarikan ketapel semakin jauh dan cepat batu terlempar. Sementara semakin kecil gaya yang digunakan dalam menarik karet ketapel, semakin pelan dan dekat lemparan batu.

Ilmu pengetahuan memiliki banyak manfaat dalam kehidupan, bahkan tanpa sadar kita sudah memanfaatkan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu untuk giat belajar agar lebih memanfaatkan ilmu pengetahuan yang ada. (MZM)