Konten dari Pengguna

Hukum Bacaan Lam Jalalah, Cara Baca, dan Contohnya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hukum bacaan lam jalalah. Foto: Unsplash/Muhammad Amaan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hukum bacaan lam jalalah. Foto: Unsplash/Muhammad Amaan

Membaca Al-Quran adalah sebuah kewajiban bagi setiap umat Islam. Untuk membacanya sendiri, umat Islam wajib mengetahui hukum tajwid. Salah satunya adalah hukum bacaan lam jalalah.

Sebagai salah satu hukum tajwid yang kerap ditemukan, tentunya perlu mengetahui cara membacanya. Agar lebih memahaminya dapat dengan contoh bacaan lam jalalah. Sehingga, tidak lagi kesulitan dalam menganalisa tajwid yang satu ini saat membaca Al-Quran.

Hukum Bacaan Lam Jalalah dan Cara Bacanya

Ilustrasi hukum bacaan lam jalalah. Foto: Unsplash/Sohaib Al Kharsa

Pada dasarnya, lam jalalah adalah huruf lam yang terdapat pada kata ‘Allah Swt’. Untuk membaca lam jalalah ada aturannya. Sehingga dapat menghindari kesalahan dalam pelafalan hingga berakibat pada kesalahan makna.

Dikutip dari buku Dasar-Dasar Ilmu Tajwid, Dr. Marzuki, M.Ag. dan Sun Choirol Ummah, S.Ag., M.S.I. (2021), hukum tajwid lam jalalah terbagi menjadi dua jenis, yakni tafkhim dan tarqiq. Berikut penjelasannya.

1. Tafkhim

Tafkhim secara bahasa artinya tebal. Sedangkan secara istilah, tafkhim adalah mengucapkan huruf tebal sampai memenuhi mulut ketika mengucapkannya. Lafaz jalalah dapat dibaca tafkhim jika didahului oleh huruf yang berharakat fathah atau dammah.

Sesuai dengan artinya, lam tafkhim harus dibaca dengan tebal. Cara membacanya dengan mengangkat semua lidah dan menekankannya ke langit-langit atau sambil menekan suara yang cukup kuat. Mudahnya, suraya yang dihasilkan menyerupai huruf "o”.

Contoh:

Surat Al-Ikhlas Ayat 1

قُلْ هُوَاللهُ أَحَدٌ

Dibaca: qul huwallahu ahad

Surat Ali Imran Ayat 18

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ

Dibaca: Syahidallohu annahu

Surat An-Nashr Ayat 1

ذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ

Dibaca: Idza Jaa anasrullah

2. Tarqiq

Secara bahasa, tarqiq artinya melangsingkan. Sedangkan secara istilah berarti ungkapan tentang sesuatu yang masuk pada suara huruf, lalu suaranya tidak dapat memenuhi mulut.

Cara membaca tarqiq harus secara tipi dengan huruf lam jalalah didahului dengan kasrah.

Contoh:

Al-Fatihah Ayat 1

بِسْمِ اللهِ

Dibaca: Bismillahi

Surat Ali Imran Ayat 26

قُلِ اللَّهُمَّ

Dibaca: kulillahuma

Baca Juga: Hukum Bacaan Tarqiq dan Tafkhim dalam Ilmu Tajwid Beserta Contohnya

Dengan mengetahui hukum lam jalalah, cara membacanya, dan contohnya membuat tidak lagi bingung dalam mengucapkan lafaz Allah dalam Al-Quran. Sehingga, bacaan Al-Quran semakin sempurna dan tidak mengubah makna yang ada di dalamnya. (MZM)