Konten dari Pengguna

Hukum Bacaan Tajwid Dalam Alquran, Yuk Pelajari Bersama!

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hukum Tajwid Dalam Al-Quran, Sumber: Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Hukum Tajwid Dalam Al-Quran, Sumber: Kumparan

Hukum bacaan tajwid merupakan hukum yang harus diketahui, bahkan dikuasai ketika hendak membaca kitab suci Alquran. Banyak hukum tajwid yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya atas perintah Allah SWT.

Alquran sendiri adalah kitab suci yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Sebagai umat yang beragama Islam, membaca kalam ilahi ini diwajibkan.

Mempelajari dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari pun merupakan perintah langsung dari Allah SWT. Tapi apakah Anda sudah tahu arti dari tajwid?

Hukum Bacaan Tajwid: Apa Itu Tajwid?

Sebelum mempelajari hukum bacaan tajwid, Anda harus tahu apa itu tajwid. Tajwid dalam bahasa Arab berasal dari kata jawwada.

Secara harfiah, tajwid berarti melakukan sesuatu dengan indah, bagus, elok atau membaguskan. Sedangkan dalam ilmu Qiraah, tajwid berarti mengeluarkan huruf dari tempatnya dengan memberikan sifat-sifat yang dimilikinya.

Maka dari itu, mempelajari hukum bacaan tajwid sangat diperlukan agar arti di dalam kalam ilahi tetap terjaga (tidak rusak). Melansir melalui berbagai sumber, berikut hukum-hukum tajwid yang ada di dalam Alquran.

1. Hukum Mim dan Nun Tasydid

Hukum ini disebut juga sebagai ajibal ghunnah (ﻭﺍﺟﺐ ﺍﻟﻐﻨﻪ) yang memiliki arti, bahwa pembaca wajib untuk mendengungkan bacaan ketika bertemu dengan hurufnya. Huruf dari hukum bacaan ini yaitu nun mati dan mim mati (ﻡّ dan نّ).

2. Hukum Alif Lam

Alif Lam sendiri terbagi menjadi dua bagian, yaitu alif lam kamariah dan alif lam syamsiah. Kedua alif lam ini memiliki hurufnya sendiri-sendiri dan cara membacanya pun berbeda.

Alif lam kamariah, memiliki 14 huruf hijaiah yaitu: alif/hamzah (ء), ba' (ب), jim (ج), ha' (ح), kha' (خ), 'ain (ع), ghain (غ), fa' (ف), qaf (ق), kaf (ك), mim (م), wau (و), ha' (ﮬ), dan ya' (ي).

Ketika Anda sedang membaca Alquran dan bertemu dengan salah satu huruf ini, maka Anda harus membacanya dengan jelas tanpa meleburkan bacaannya.

Alif lam syamsiah juga memiliki 14 huruf hijaiah, yaitu: ta' (ت), tha' (ث), dal (د), dzal (ذ), ra' (ر), zai (ز), sin (س), syin (ش), sod (ص), dhod (ض), tho (ط), zho (ظ), lam (ل), dan nun (ن).

Walaupun memiliki jumlah huruf yang sama, yaitu 14 huruf, namun cara membacanya berbeda dengan alif lam kamariah. Anda harus membacanya dengan cara dileburkan ke huruf setelahnya.

3. Hukum Idgham

Idgham sendiri terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Idgham mutamathilain, Idgham mutaqaribain, dan Idgham mutajanisain. Ketika Anda bertemu dengan huruf Idgham pada saat membaca kalam lahi, maka cara membacanya harus meleburkan suatu huruf kepada huruf setelahnya.

4. Hukum Mad

Hukum mad berarti memanjangkan suara dengan melihat kedudukan huruf mad itu sendiri. Panjang pendeknya bacaan pada huruf mad diukur menggunakan harakat yang ada pada huruf tersebut. Huruf yang mengandung hukum mad ada tiga, yaitu alif, wau, dan ya'.

5. Hukum Kalkalah

Kalkalah merupakan salah satu hukum bacaan tajwid. Membacanya cukup mudah, yaitu hanya dengan memantulkan huruf hijaiah yang mengandung hukum kalkalah.

Huruf hijaiah tersebut terdiri dari qaf (ق), tha (ط), ba' (ب), jim (ج), dan dal (د). Kalkalah sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu kalkalah kecil dan kalkalah besar. Dikatakan sebagai kalkalah kecil apabila huruf kalkalah terletak di dalam kalimat. Sedangkan kalkalah besar dikarenakan berhenti akibat adanya wakaf atau berhenti diakhir kalimat.

Semoga hukum-hukum tajwid di atas bisa menjadikan kita lebih giat dalam membenarkan bacaan Alquran. Selamat belajar!

(Linda Fahira Putri)