Konten dari Pengguna

Hukum Mandi Junub Setelah Imsak bagi Suami Istri

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

illustrasi hukum mandi junub setelah imsak. sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
illustrasi hukum mandi junub setelah imsak. sumber: unsplash.com

Salah satu hal yang penting untuk diperhatikan oleh umat Islam di bulan Ramadhan adalah hukum mandi junub setelah imsak. Hal ini untuk menjaga agar ibadah puasa yang dilakukan sesudahnya sah dan diterima oleh Allah SWT.

Mandi Junub atau mandi wajib, hal yang wajib dilakukan untuk bersuci setelah terjadinya hadas besar seperti haid, nifas, atau sesudah berhubungan badan dengan suami atau istri. Hubungan badan sendiri diperbolehkan di bulan Ramadhan sebagaimana termaktub dan Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 187 berikut ini:

اُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ اِلٰى نِسَاۤىِٕكُمْ ۗ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَاَنْتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ ۗ عَلِمَ اللّٰهُ اَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُوْنَ اَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۚ فَالْـٰٔنَ بَاشِرُوْهُنَّ وَابْتَغُوْا مَا كَتَبَ اللّٰهُ لَكُمْ ۗ وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتّٰى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْاَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْاَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِۖ ثُمَّ اَتِمُّوا الصِّيَامَ اِلَى الَّيْلِۚ وَلَا تُبَاشِرُوْهُنَّ وَاَنْتُمْ عَاكِفُوْنَۙ فِى الْمَسٰجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُوْدُ اللّٰهِ فَلَا تَقْرَبُوْهَاۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ اٰيٰتِهٖ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُوْنَ

"Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beri'tikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, agar mereka bertakwa." (Q.S Al Baqarah 187)

Namun seringkali sesudah berhubungan badan di malam hari, pasangan suami istri tertidur dan lupa melakukan mandi Junub. Lantas bagaimana aturan mandi junub setelah imsak?

illustrasi hukum mandi junub setelah imsak. sumber: unsplash.com

Aturan Hukum Mandi Junub Setelah Imsak

Menurut buku Rahasia Rumah Tangga Rasulullah (2020:351) karya Yola Hemdi terdapat hadis yang meriwayatkan mengenai Rasulullah dan mandi junub yaitu:

Qutaibah menceritakan kepada kami, Al-Laits memberitahukan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Abu Bakar bin Abdurrahman bin Al-Harits bin Hisyam, ia berkata, Aisyah dan Ummu Salamah (istri Rasulullah SAW) berkata kepadaku "ketika memasuki waktu fajar, Rasulullah SAW dalam keadaan junub karena (bergaul dengan) istrinya, maka beliau mandi lalu melanjutkan berpuasa"

Kejadian ini terjadi setelah fajar telah tiba dan artinya kaum muslimin sudah mulai berpuasa, sementara Rasulullah SAW masih dalam kondisi junub. Dari hadis ini dapat disimpulkan bahwa untuk melaksanakan ibadah puasa tidak perlu mandi junub dan bisa langsung berpuasa.

Hanya saja, dalam waktu subuh, sebelum sholat seseorang hendaknya mandi junub terlebih dahulu. Hal ini karena kesucian merupakan syarat wajib dan sahnya sholat, sehingga mandi junub tetap harus dilakukan sebelum sholat subuh.

Apabila diperbolahkan mandi junub saat memasuki fajar, maka hukum mandi junub setelah imsak tentunya diperbolehkan. Sungguh indahnya Islam yang selalu memberikan kemudahan bagi hamba-hambanya. (AGI)