Hukum Mandi Siang Hari Saat Puasa sesuai Aturan Islam

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hukum mandi siang saat puasa rupanya termasuk ke dalam salah satu hal penting yang perlu diketahui umat Muslim agar puasa yang dikerjakan bernilai pahala yang sempurna. Bagi Anda yang ingin memahami tentang hukum mandi siang hari saat puasa, mari kita simak pemaparannya berikut ini.
Hukum Mandi Siang Hari Saat Puasa Sesuai dengan Aturan Islam yang Berlaku
Ibadah puasa termasuk ke dalam salah satu ibadah wajib yang penting untuk dikerjakan bagi tiap-tiap umat Muslim. Maka dari itu, tak heran jika umat Muslim banyak mencari tahu tentang bagaimana hukum amalan-amalan yang sebaiknya dikerjakan dan tidak dikerjakan selama menunaikan ibadah puasa. Hal ini dilakukan agar puasa yang ditunaikan bernilai sah dan mendapatkan pahala yang berlimpah.
Salah satu hal yang masih banyak dipertanyakan umat Muslim selama bulan Ramadan adalah hukum mandi siang hari saat puasa. Kebanyakan umat Muslim mengkhawatirkan mandi di siang hari saat puasa akan menyebabkan puasa batal atau bahkan puasa menjadi makruh.
Dalam buku berjudul Dahsyatnya 7 Puasa Wajib, Sunnah, & Thibbun Nabawi yang disusun oleh Maryam Kinanthi N, Ara (2017: 9) memaparkan bahwa seseorang yang sedang menjalankan ibadah puasa harus menahan dirinya dari segala hal yang membatalkan ibadah puasa dan menjaga lisan dan hatinya dari hal-hal yang mengurangi pahala ibadah puasa.
Lebih lanjut, dalam buku tersebut juga dipaparkan bahwa ada beberapa hal yang dapat membatalkan puasa dan perlu diperhatikan, antara lain makan dan minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja, suntikan yang berisi sari makanan atau infus, memasukkan cairan apapun ke dalam tubuh, keluar darah haid atau nifas, berjima atau bersenggama, murtad atau keluar dari agama Islam.
Hal-hal yang dapat membatalkan puasa tersebut juga disebutkan dalam berbagai hadis maupun ayat Alquran. Salah satu hal yang dapat membatalkan puasa adalah muntah yang disengaja.
Hal tersebut dijelaskan dalam sebuah hadis yang berbunyi:
مَنْ ذَرَعَهُ قَىْءٌ وَهُوَ صَائِمٌ فَلَيْسَ عَلَيْهِ قَضَاءٌ وَإِنِ اسْتَقَاءَ فَلْيَقْضِ
Artinya: “Barangsiapa yang dipaksa muntah sedangkan dia dalam keadaan puasa, maka tidak ada qodho’ baginya. Namun apabila dia muntah (dengan sengaja), maka wajib baginya membayar qodho’.(HR. Abu Daud no. 2380)
Sesuai dengan pemaparan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa hukum mandi siang hari saat puasa adalah boleh dan tidak membatalkan puasa. Namun yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai saat mandi kita melakukan hal-hal yang dapat merusak pahala puasa Ramadhan. (DAP)
