Hukum Membaca Alquran sesuai dengan Ilmu Tajwid

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap muslim perlu mengetahui hukum membaca Al-Qur'an sesuai dengan ilmu tajwid. Ilmu tersebut mempelajari cara membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai kaidah yang telah ditetapkan.
Penguasaan ilmu tajwid diperlukan bagi seorang muslim yang membaca Al-Qur'an. Tujuannya untuk menghindari bacaan dari kesalahan ketika membaca Al-Qur'an. Berikut hukum membaca Al-Qur'an sesuai dengan ilmu tajwid.
Hukum Membaca Alquran sesuai dengan Ilmu Tajwid
Hukum mempelajari ilmu tajwid adalah fardu kifayah atau merupakan kewajiban kolektif. Artinya, jika sebagian orang dari suatu kaum telah mempelajarinya, gugur kewajiban atas lainnya.
Sementara itu, hukum membaca Al-Qur'an dengan memakai aturan-aturan tajwid adalah fardu ain atau kewajiban bagi setiap individu. Seorang muslim diwajibkan membaca Al-Qur'an sesuai dengan kadiah tajwid yang benar.
Mengutip buku Ilmu Tajwid Lengkap karya Samsul Amin, perintah membaca Al-Qur'an harus dibaca dengan menggunakan tajwidnya tercantum dalam Surah Al-Muzammil ayat 4:
اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ
Arab: Au zid ‘alaihi wa rattilil-qur'ana tartila
Artinya: "Bacalah Al-Qur'an dengan tartil, yaitu dengan memakai tajwidnya". (QS. Al-Muzzammil [73]: 4).
Baca Juga: Doa Setelah Sholat Tarawih Bahasa Arab, Latin, dan Artinya
Contoh Tajwid dalam Membaca Alquran
Agar lebih memahami penerapan tajwid, berikut beberapa contoh hukum tajwid dalam bacaan Al-Qur'an:
1. Idgham Bigunnah
Idgham bighunnah adalah menyembunyikan nun mati atau tanwin dengan memasukkannya pada huruf sesudahnya an dibaca dengan mendengung. Idgham bighunnah terjadi ketika huruf nun mati (نْ) atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf "ي، ن، م، و".
2. Idgham Bilagunnah
Idgham bilaghunnah adalah menyembunyikan nun mati atau tanwin dengan memasukkannya pada huruf sesudahnya dan dibaca tanpa mendengung.
Idgham bilaghunnah terjadi ketika nun mati (نْ) atau tanwin bertemu dengan huruf "ل" atau "ر". Bunyi nun mati atau tanwin tersebut hilang sehingga terdengar sepenuhnya hanya bunyi huruf idgham bilaghunnah. Membacanya tidak boleh memantul atau tertahan lama.
3. Ikhfa
Ikhfa berarti menyembunyikan atau menyamarkan. Bacaan ikhfa terjadi ketika nun mati (نْ) atau tanwin bertemu dengan salah satu dari 15 huruf ikhfa atau semua huruf hijaiah selain huruf-huruf izhar, idham, dan iqlab.
Bacaan yang mengandung tajwid ikhfa dilafalkan dengan cara menyamarkan bunyi nun mati atau tanwin dengan dan terus bersambung dengan makhraj huruf sesudahnya.
4. Iqlab
Iqlab adalah perubahan bunyi nun mati (نْ) atau tanwin menjadi mim yang tersembunyi disertai dengung. Hal ini terjadi apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ba' (ب).
(SA)
