Isi Bunyi Hukum Archimedes dalam Pembelajaran Fisika

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pembelajaran fisika, gaya dapat dijelaskan sebagai dorongan, kayuhan, tendangan, tarikan, atau hal lain yang menyebabkan benda bergerak atau berhenti dari gerakannya tersebut. Pengaruh gaya dan tekanan dapat diberikan baik pada zat padat maupun fluida atau zat cair. Fluida (zat cair) adalah zat yang dapat mengalir dan memberikan sedikit hambatan terhadap perubahan bentuk ketika ditekan. Salah satu tekanan pada zat cair dijelaskan pada hukum Archimedes. Tuliskan bunyi hukum Archimedes dalam pembelajaran fisika!
Dikutip dari buku Pintar Pelajaran SMA IPA 5 in 1 yang disusun oleh Tim Guru Indonesia (2010: 254), bunyi hukum Archimedes adalah, “Setiap benda yang terendam seluruhnya atau sebagian di dalam fluida mendapat gaya apung berarah ke atas, yang besarnya sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda itu”.
Besar gaya ke atas dapat disimbolkan dengan Fa untuk sebuah benda yang tercelup dalam zat air. Adapun rumus yang dihasilkan adalah:
Fa = mf • g atau Fa = pf • g • Vf
Keterangan:
Fa = gaya apung (N)
mf = massa fluida (kg)
pf = massa jenis fluida (kg/m3)
Vf = volume benda yang tercelup dalam zat cair (m3)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai hukum Archimedes dalam pembelajaran fisika.
Tuliskan Bunyi Hukum Archimedes dalam Pembelajaran Fisika!
Berikut adalah bunyi hukum Archimedes, “Setiap benda yang terendam seluruhnya atau sebagian di dalam fluida mendapat gaya apung berarah ke atas, yang besarnya sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda itu”.
Contoh penerapan hukum Archimedes pada zat cair adalah:
Mengapung, peristiwa ini terjadi jika massa jika benda pf, lebih kecil daripada massa jenis zat cair pf (pb < pf), dan gaya berat W sama dengan gaya ke atas Fa (W = Fa).
Melayang, peristiwa ini terjadi ketika suatu benda di dalam zat cair terjadi, jika massa jenis benda pb sama dengan massa jenis zat cair (pb = pf), dan gaya berat W sama dengan gaya ke atas Fa (W = Fa).
Tenggelam, peristiwa ini terjadi jika suatu benda di dalam zat cair terjadi dika gaya berat W lebih besar daripada gaya ke atas (W > Fa).
Semoga bermanfaat! (CHL)
