Isi dan Bahasa yang Digunakan pada Kitab Taurat

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kitab Taurat yang diwahyukan kepada Nabi Musa untuk kaum Bani Israil diturunkan dengan bahasa khusus yang dimengerti oleh Nabi Musa dan kaumnya, untuk memudahkan dalam memahami isi kitab.
Bahasa yang Digunakan pada Kitab Taurat dan Pokok Ajaran di Dalamnya
Nabi Musa merupakan nabi sekaligus rasul utusan Allah yang diberikan limpahan mukjizat, salah satunya adalah kitab suci. Kitab suci yang diwahyukan kepada Nabi Musa tersebut adalah Kitab Taurat. Kitab Taurat ini diturunkan dengan bahasa yang dimengerti Nabi Musa dan kaumnya.
Penjelasan tentang isi dan bahasa yang digunakan pada Kitab Taurat disebutkan dalam buku berjudul Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti untuk SMP/Mts Kelas VIII yang ditulis oleh Aris Abi Syaifullah, Achmad Syukron Nawawi, dkk (2021:32) bahwa bahasa yang digunakan dalam kitab Taurat adalah bahasa Ibrani. Kitab Taurat berisi beberapa pokok ajaran, antara lain:
Perintah untuk mengesakan Allah
Larangan menyembah patung/berhala
Larangan menyebut nama Allah dengan sia-sia
Perintah menyucikan hari Sabtu
Perintah untuk menghormati kedua orang tua
Larangan membunuh sesama manusia
Larangan berbuat zina
Larangan mencuri
Larangan menjadi saksi palsu
Larangan mengambil hak orang lain
Baca juga: Isi Kitab Zabur yang Diturunkan kepada Nabi Daud AS
Tujuan Diturunkannya Kitab Taurat untuk Kaum Bani Israil
Dalam buku berjudul Buku Pedoman Umum Pelajar RIPAIL Rangkuman Ilmu Pendidikan Agama Islam Lengkap SD Kelas 4,5,6 yang disusun oleh Tri Astuti S.Pd.I (2015: 53) dijelaskan Kitab Taurat yang diwahyukan kepada Nabi Musa diturunkan dengan tujuan sebagai petunjuk bagi Nabi Musa dan kaumnya.
Kitab Taurat adalah kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Musa as., untuk menjadi petunjuk baginya dan bagi Bani Israil. Kitab ini dipercaya sebagai firman Allah yang disampaikan secara langsung kepada Nabi Musa AS di Gunung Sinai.
Tujuan diturunkannya Kitab Taurat juga disebutkan dalam Alquran, yaitu surat Al Isra ayat 2 yang berbunyi:
وَءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ وَجَعَلْنَٰهُ هُدًى لِّبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ أَلَّا تَتَّخِذُوا۟ مِن دُونِى وَكِيلًا
Artinya: Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): "Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku. (QS. As Isra: 2)
Dengan mengetahui isi dan bahasa yang digunakan pada Kitab Taurat dan juga tujuan diturunkannya kitab suci tersebut kepada Nabi Musa dapat menambah keimanan kita sebagai umat Islam yang selalu mengimani seluruh kitab yang diturunkan pada Rasul yang diutus oleh Allah. (DAP)
