Konten dari Pengguna

Isi dan Makna Syahadat Para Rasul dalam Katolik

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Syahadat Para Rasul, Foto Pexels Alem Sánchez
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Syahadat Para Rasul, Foto Pexels Alem Sánchez

Agama adalah sebuah pedoman hidup bagi masing-masing pemeluknya agar berbuat baik karena tidak ada satupun agama yang mengajarkan hal buruk. Agama juga merupakan bentuk dari keyakinan pemeluknya akan Sang Pencipta yang Maha Memiliki segala sesuatu di dunia ini. Salah satu agama yang ada di dunia ini adalah agama Katolik. Seperti agama-agama lainnya, agama Katolik juga mempunyai doa untuk menuntun pemeluknya agar tetap berbuat baik dan yakin akan kekuasaan serta kasih sayang Tuhan. Salah satu doa dalam agama Katolik adalah syahadat para rasul. Apa isi dan makna syahadat para rasul? Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Syahadat Para Rasul dalam Katolik

Dalam agama Katolik, syahadat para rasul biasa disebut syahadat singkat atau doa “Aku Percaya”. Sesuai namanya, syahadat para rasul ini dibuat oleh 12 rasul setelah Yesus diangkat ke surga, yakni pada hari Pentakosta.

Dilansir dari buku Pengantar Studi Kebudayaan oleh Prof. Dr. Alo Liliweri (2019:144), isi syahadat para rasul adalah

Aku percaya akan Allah, Bapa yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi

Dan akan Yesus Kristus, PutraNya yang tunggal, Tuhan kita

Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria

Yang menderita sengsara dalam pemerintahan Ponsius Pilatus, disalibkan wafat dan dimakamkan

Yang turun ke tempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati

Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah bapa yang Mahakuasa.

Dari situ ia kan datang mengadili orang hidup dan mati.

Aku percaya akan Roh Kudus.

Gereja Katolik yang Kudus, persekutuan para kudus

Pengampunan dosa

Kebangkitan badan

Kehidupan kekal

Amin

Ilustrasi Syahadat Para Rasul, Foto Pexels Alem Sánchez

Makna syahadat para rasul ini adalah bahwa Tuhan adalah Tritunggal Maha Kudus, yakni Allah, Bapa, dan Yesus Kristus. Tuhan juga memiliki kuasa akan dunia ini. Melalui kuasa-Nya, Ia memilih perawan Maria untuk datang ke dunia ini. Ia rela hidup sengsara hingga mengorbankan dirinya di kayu salib demi membebaskan manusia dari dosa. Namun Ia bangkit dan naik ke surga, mengawasi dan mengadili orang.

Manusia pun diajak untuk mempercayai Roh Kudus dan taat akan perintah Tuhan demi kehidupan kekal nantinya. Selain itu, di dalam doa ini terdapat pendirian gereja yang dilakukan oleh para rasul.

Demikian isi dan makna dari syahadat para rasul dalam agama Katolik. Semoga dapat menambah keimanan terhadap Tuhan yang Maha Kuasa. (LOV)