Istilah Kegiatan Mengubah Puisi Menjadi Prosa

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah kegiatan mengubah puisi menjadi prosa disebut dengan parafrasa. Artinya, karya sastra puisi yang terikat atau tunduk pada aturan-aturan puisi itu diubah menjadi prosa dengan aturan-aturan prosa tanpa mengubah isi puisi. Adapun parafrasa memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan karya sastra lain, yaitu bentuk tuturan berbeda, makna tuturan sama, substansi atau isi tidak berubah, dan bahasa atau cara penyampaiannya berbeda. Artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai istilah kegiatan mengubah puisi menjadi prosa. Harapannya kamu dapat memahami lebih lanjut mengenai kegiatan dan contoh parafrasa.
Mengenal Kegiatan Parafrasa dalam Karya Sastra
Kegiatan mengubah puisi menjadi prosa disebut dengan parafrasa. Parafrasa dilakukan tanpa mengubah isi puisi, tetapi karya sastra tidak lagi terikat dengan aturan-aturan puisi itu sendiri. Dikutip dari buku BPSC Modul Bahasa Indonesia SD/MI Kelas VI yang ditulis oleh Agus Sasono (2021: 41), terdapat dua metode dalam memparafrasakan puisi, yaitu:
Parafrasa terikat, merupakan kegiatan mengubah puisi menjadi prosa dengan cara menambah jumlah kata pada puisi sehingga kalimat-kalimat puisi mudah dipahami. Seluruh kata di dalam puisi masih tetap ada atau digunakan pada parafrasa tersebut.
Parafrasa bebas, merupakan kegiatan mengubah puisi menjadi prosa dengan menggunakan kata-kata yang dibuat sendiri. Kata-kata yang terdapat dalam puisi dapat digunakan maupun tidak. Isi puisi masih terkandung di dalam prosa walaupun dibuat dengan kata-kata sendiri.
Agar lebih paham, berikut adalah contoh parafrasa terikat yang berjudul Menyesal dan ditulis oleh Aly Hasjmy:
Menyesal
Oleh: Aly Hasjmy
Kini pagiku hilang sudah melayang entah ke mana
Sekarang hari mudaku sudah pergi jauh tak kan pernah kembali
Kini hanya petang yang datang membayangi alam pikiranku
Yang kini batang usiaku sudah mulai tinggi
Dulu aku lalai di hari pagi,
Karena beta lengah di masa muda yang masih suka bermalas-malasan
Hingga kini hidup menjadi meracun hati tak bisa berbuat apa-apa lagi
Sudah miskin ilmu, miskin harta pula
Namun ah, apa guna kusesalkan,
Karena menyesal tua itu tiada berguna,
Hanya menambah luka sukma di hati
Kepada yang muda kuharapkan, kepadamu
Untuk atur barisan di hari pagi,
Menuju ke arah padang bakti.
Kegiatan mengubah puisi menjadi prosa disebut dengan parafrasa. Semoga kamu semakin lebih paham mengenai kegiatan parafrasa! (CHL)
