Konten dari Pengguna

Istilah Pola Paragraf yang Topik Utama Terletak di Tengah Paragraf

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pola Paragraf. (Foto: DariuszSankowski by https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pola Paragraf. (Foto: DariuszSankowski by https://pixabay.com)

Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, kita mempelajari mengenai paragraf dari sebuah teks. Apa yang dimaksud dengan paragraf? Pengertian paragraf adalah gabungan dari beberapa kalimat yang memiliki satu gagasan/ide pokok. Sebuah paragraf terdiri atas dua jenis kalimat, yaitu kalimat utama dan kalimat penjelas.

Kalimat utama merupakan kalimat berisi ide pokok, sedangkan kalimat penjelas merupakan kalimat yang isinya memperjelas, menguraikan, atau berupa rincian-rincian tentang kalimat utama. Salah satu jenis paragraf yang sering digunakan dalam teks adalah ineratif. Pola paragraf yang topik utama terletak di tengah paragraf disebut dengan paragraf ineratif.

Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai paragraf ineratif.

Mengenal Paragraf Ineratif dalam Teks

Ilustrasi Pola Paragraf. (Foto: lil_foot__ by https://pixabay.com)

Dikutip dari buku Modul Bahasa Indonesia SD/MI Kelas V yang ditulis oleh Agus Sasono, paragraf ineratif merupakan paragraf yang memiliki kalimat utama di tengah paragraf. Pola paragraf yang topik utama terletak di tengah paragraf disebut ineratif. Berikut adalah contoh paragraf ineratif agar kamu lebih paham:

  1. Proses ini tidak membutuhkan perkawinan. Dengan kata lain, Amoeba tidak perlu amoeba lainnya untuk berkembang biak. Amoeba berkembang biak dengan cara membelah diri. Hewan ini memiliki sebuah sel yang disebut dengan inti sel. Sel inilah yang nantinya akan membelah menjadi dua. Sel tersebut akan memisah dan membentuk dua kutub yang saling menjauh.

  2. Ular berbisa biasanya membunuh mangsanya dengan bisanya tersebut. Ular yang tidak berbisa biasanya membunuh mangsanya dengan cara melilit. Jenis ular memang ada yang berbisa dan tidak berbisa. Contoh ular berbisa antara lain kobra dan welang. Sementara itu, boa, piton, dan anakonda termasuk contoh ular yang tidak berbisa. Beberapa jenis ular kerap mempunyai kebiasaan berjemur di bawah terik matahari untuk membantu mencerna makanan.

  3. Pemanfaatan rotan biasanya dijadikan sebagai bahan baku mebel, misalnya kursi, meja, dan rak buku. Penggunaan rotan sebagai bahan baku mebel mempunyai kelebihan dan kekurangan. Rotan memiliki beberapa keunggulan daripada kayu, yakni ringan, kuat, mudah dibentuk, dan murah. Kelemahan utama rotan adalah gampang terkena kutu bubuk.

Berdasarkan contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa istilah pola paragraf yang topik utama terletak di tengah paragraf disebut ineratif. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)