Istilah Urutan Nada yang Disusun secara Berjenjang dalam Musik

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam dunia musik, nada adalah suatu nilai dari sebuah suara, yang ditentukan oleh tangga nada. Ya, urutan nada yang disusun secara berjenjang disebut dengan tangga nada. Dalam tangga nada, terdapat istilah nada tinggi dan nada rendah.
Nada tinggi merupakan suatu jenis suara yang memiliki anda dalam ukuran tangga nada pada posisi tinggi, sedangkan nada rendah adalah suatu suara yang memiliki nada dalam ukuran tangga nada pada posisi rendah.
Dikutip dari buku Panduan Olah Vokal oleh Rudy My (2008: 57), tangga nada dapat disebut sebagai sesuatu yang vital dalam seni musik, karena penguasaan tangga nada harus diisi dengan baik.
Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai tangga nada dalam seni musik, mulai dari pengertian, jarak nada, hingga jenis-jenisnya yang bisa dipahami.
Mengenal Tangga Nada dalam Seni Musik
Urutan nada yang disusun secara berjenjang disebut dengan tangga nada. Secara definisi, tangga nada merupakan deretan nada yang berurutan, sesuai dengan harga atau nilai yang telah ditentukan dari yang rendah sampai yang tinggi, atau sebaliknya.
Penggambaran tangga nada adalah sebagai berikut:
1 (do) – 2 (re) – 3 (mi) – 4 (fa) – 5 (sol) – 6 (la) – 7 (si) – 1 (do)
Jarak nada: 1-1-1/2-1-1-1-1/2
Beberapa hal yang perlu diingat dalam memainkan tangga nada dalam seni musik adalah:
Tetap mempertahankan tempo yang sudah ditetapkan.
Memainkan setiap nada dengan tekanan yang sama pada tuts alat musik.
Mempunyai pola susunan interval nada (tone dan semitone) yang sama untuk tangga nada mayor.
Dalam seni musik, dikenal persamaan tangga nada, yaitu persamaan tangga nada diatonis mayor dan diatonis minor. Artinya adalah terdapat persamaan susunan tangga nada antara diatonis nayor dan minor, atau sebaliknya.
Tangga nada bersifat tipikal, jadi apabila memulai dari nada yang berbeda akan membuat tangga nada yang lain, yang mana akan ditemui tanda kromatis. Urutan nada yang disusun secara berjenjang disebut dengan tangga nada.
Baca Juga: Perbedaan Tangga Nada Mayor dan Minor dalam Diatonis
Jenis-Jenis Tangga Nada
Secara umum, tangga nada dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu tangga nada diatonik dan tangga nada pentatonik. Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis tangga nada dalam seni musik.
1. Tangga Nada Diatonik
Tangga nada diatonik adalah tangga nada yang terdiri atas tujuh nada dasar dengan dua jenis jarak, yaitu jarak satu (1) dan setengah (1/2). Lantunan nada do, re, mi, fa, sol, la, si merupakan tangga nada diatonik.
Dikutip dari Trik Instan Jago Main Biola Secara Otodidak oleh Nando Veron (2014: 89), tangga nada diatonik terbagi lagi menjadi dua macam, yaitu tangga nada diatonik mayor dan tangga nada diatonik minor. Berikut penjelasannya:
Tangga nada diatonik mayor mempunyai susunan jarak nada 1-1-1/2-1-1-1-1/2. Tangga nada ini bersifat riang dan bersemangat. Tangga nada diatonik minor diawali dengan nada do atau sol dan diakhiri nada do.
Tangga nada diatonik minor mempunyai susunan jarak nada 1-1/2-1-1-1-1/2-1-1. Tangga nada ini bersifat sedih dan kurang bersemangat. Tangga nada diatonik minor diawali dengan nada la atau mi dan diakhiri nada la.
2. Tangga Nada Pentatonik
Tangga nada pentatonik adalah tangga nada yang terdiri dari lima nada dalam satu oktafnya. Tangga nada ini sering digunakan dalam pembuatan melodi.
Sama seperti tangga nada diatonik, tangga nada pentatonik umumnya juga terbagi menjadi dua macam, yaitu tangga nada pentatonik mayor dan pentatonik minor. Berikut penjelasannya:
Tangga nada pentatonik mayor mempunyai susunan jarak nada 1-1-1 1/2-1-1-1 1/2. Karakter dari tangga nada pentatonik mayor adalah nada-nada yang jelas, bersih, kuat, dan agresif.
Tangga nada pentatonik minor mempunyai susunan jarak nada 1 1/2-1-1-1 1/2-1. Karakter dari tangga nada pentatonik minor adalah tenang, misterius, eksotis, dan biasanya mengungkapkan perasaan sedih.
Tangga nada pentatonik umumnya digunakan pada musik tradisional (Tiongkok dan Jepang), termasuk di Indonesia pada musik gamelan Jawa. Khusus pada gamelan Jawa, dua jenis tangga nada pentatonik tersebut dinamakan titi laras slendro dan titi laras pelog.
Tangga nada slendro memiliki karakteristik musik yang menyenangkan, berani, gembira, dan lincah. Sementara tangga nada pelog memiliki karakteristik musik yang menenangkan dan memberi kesan penghormatan.
Demikianlah penjelasan mengenai tangga nada dalam seni musik. Semoga informasi di atas bermanfaat.
(CHL & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa perbedaan nada tinggi dan nada rendah?

Apa perbedaan nada tinggi dan nada rendah?
Nada tinggi merupakan suatu jenis suara yang memiliki anda dalam ukuran tangga nada pada posisi tinggi, sedangkan nada rendah adalah suatu suara yang memiliki nada dalam ukuran tangga nada pada posisi rendah.
Apa saja jenis tangga nada?

Apa saja jenis tangga nada?
Tangga nada dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu tangga nada diatonik dan tangga nada pentatonik.
Apa yang dimaksud dengan tangga nada diatonik?

Apa yang dimaksud dengan tangga nada diatonik?
Tangga nada diatonik adalah tangga nada yang terdiri atas tujuh nada dasar dengan dua jenis jarak, yaitu jarak satu (1) dan setengah (1/2). Lantunan nada do, re, mi, fa, sol, la, si merupakan tangga nada diatonik.
