Konten dari Pengguna

Jam Kerja SiCepat Ekspres Agen dan Kurir untuk Antar Paket

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SiCepat. Sumber: sicepat.com
zoom-in-whitePerbesar
SiCepat. Sumber: sicepat.com

SiCepat merupakan perusahaan ekspedisi di Indonesia yang dipercaya oleh pelanggannya untuk mengirimkan paket. Agar paketan kamu cepat terkirim, sebaiknya mengetahui jam kerja SiCepat.

Salah satu pelanggan yang paling sering menggunakan jasa SiCepat adalah para pemilik online shop atau UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Hal ini dikarenakan harga pengiriman SiCepat yang terjangkau dan estimasi pengiriman yang cepat mulai dari 1 – 2 hari saja paket dapat sampai ke alamat penerima. Bahkan jasa kargo dapat sampai dalam waktu 2 – 3 hari. Menarik, ya?

Bagi Anda yang ingin menggunakan jasa SiCepat berikut adalah jam kerja SiCepat Ekspres agen dan kurir yang perlu diketahui agar paket Anda cepat sampai.

Jam Kerja SiCepat Ekspres Agen

Pada dasarnya, setiap agen SiCepat Ekspres memiliki jam kerja yang berbeda-beda. Namun, biasanya jam kerja Senin – Sabtu adalah pukul 9 pagi hingga pukul 8 malam dan libur di hari Minggu dan Hari Libur Nasional.

Jam Kerja SiCepat Ekspres Kurir

Berbeda dengan jam kerja SiCepat Ekspres Agen, jam kerja kurir SiCepat adalah pukul 7 pagi hingga 9 malam setiap hari Senin sampai dengan hari Sabtu. Kemudian, pukul 7 pagi hingga 5 sore di hari Minggu dan Hari Libur Nasional.

Jika Anda ingin memantau proses pengiriman Anda dapat melakukan cek resi di situs resmi sicepat.com/checkAwb. Proses pengiriman memang memerlukan proses panjang meliputi penginputan data, penjemputan paket, penyortiran, hingga pengiriman ke alamat penerima. Hal yang perlu kita lakukan sebagai pengguna jasa kirim adalah memastikan pengemasan aman sehingga barang dapat diterima dengan baik oleh penerima.

Bahan Pengganti Bubble Wrap

Bubble Wrap. Sumber: Wander Fleur/Unsplash.com

Para pemilik online shop tentu ingin barangnya sampai dengan selamat ke alamat penerima sehingga menggunakan bubble wrap menjadi solusi. Namun, bubble wrap yang berbahan plastik dapat menjadi sampah dan masalah bagi lingkungan sebab sulit terurai.

Wardhani (2020: 116) dalam Bye-bye! Sekali Pakai memberikan solusi tentang kiat pengemasan minim sampah. Salah satunya adalah dengan mengganti bubble wrap dengan bahan-bahan berikut.

  • Sabut Kelapa

  • Karton Telur

  • Kertas Koran

  • Serabut Kertas

Semoga informasi ini memberikan manfaat untuk Anda. Terus ikuti Berita Update untuk informasi menarik lainnya, ya! (HAI)