Jawaban Bukti Cinta Kepada Nabi dan Rasul

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa buktinya kalian cinta kepada nabi dan rasul jelaskan?Soal tersebut kerap kali membingungkan para siswa. Nah, untuk mengetahuinya, kamu bisa menggunakan jawaban berikut sebagai referensi.
Jawaban Bukti Cinta Kepada Nabi dan Rasul
Sebagai seorang yang beragama Islam, sudah sepatutnya untuk mencintai para nabi dan rasul utusan Allah. Cinta merupakan mengasihi dan menyayangi. Maka dalam hal ini, mencintai nabi dan rasul berupa menyayangi dengan sepenuh hati.
Siapa itu nabi dan rasul?
Dikutip dari buku Panduan Muslim Sehari-hari karya Dr. KH. M. Hamdan Rasyid, MA (2016), secara bahasa, kata nabi adalah bentuk ism fa’il dari kata naba’a-yanbu’u yang berarti orang yang memberikan informasi yang sangat bermanfaat diperoleh dari pengetahuan atau prasangka yang kuat. Sedangkan menurut istilah dalam agama Islam, nabi adalah seorang laki-laki yang diberikan wahyu oleh Allah SWT melalui malaikat, ilham dalam kalbunya, maupun melalui mimpi yang baik. Namun tidak diwajibkan untuk menyampaikan wahyu kepada umatnya.
Hal tersebut didasarkan dari Surat Al Kahfi ayat 110 yang artinya,
"Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.”
Sedangkan kata rasul adalah bentuk ism fa’il dari kata rasala-yarsalu yang artinya utusan atau orang yang memperoleh perintah dari Dzat yang mengutus untuk menyampaikan risalah. Sedangkan menurut istilah dalam agama Islam, rasul adalah seorang laki-laki yang memperoleh wahyu dari Allah SWT melalui malaikat Jibril dan diperintahkan untuk menyampaikan wahyu tersebut kapada umat manusia.
Sebagaimana firman Allah dalam Surat An Nisa ayat 64 yang artinya,
"Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”
Lalu apa saja bukti cinta kita kepada nabi dan rasul?
Menaati nabi dan rasul dengan menjalankan sunnahnya dan mengikuti setiap ajarannya
Memperbanyak shalawat ketika mengerjakan shalat maupun dalam kegiatan lain.
Bersikap sabar ketika ada teman yang mencela kita.
Mengikuti akhlaknya
Itulah beberapa jawaban contoh bukti cinta kita kepada nabi dan rasul. Semoga bermanfaat. (MZM)
