Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Bising yang Timbul di Lingkungan Industri dan Dampaknya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis bising yang timbul di lingkungan industri - Sumber: pixabay.com/jannonivergall
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis bising yang timbul di lingkungan industri - Sumber: pixabay.com/jannonivergall

Jenis-jenis bising yang timbul di lingkungan industri bisa sangat beragam. Bising di lingkungan industri adalah hasil dari berbagai faktor yang berperan dalam proses produksi dan operasi industri tersebut.

Pada dasarnya, bising yang biasa terjadi di lingkungan industri dapat memiliki berbagai penyebab. Selain itu dampaknya pun dapat bervariasi tergantung pada intensitas, durasi, dan jenis bisingya.

Apa Saja Jenis-Jenis Bising yang Timbul di Lingkungan Industri?

Ilustrasi jenis-jenis bising yang timbul di lingkungan industri - Sumber: pixabay.com/voltamax

Berdasarkan buku Fisika Lingkungan: Memahami Alam Dengan Fisika, Heri Kiswanto, 2022, bising adalah semua bunyi yang tidak dikehendaki keberadaannya. Jenis-jenis bunyi ini dapat berpengaruh terhadap kesehatan seseorang, bahkan populasi.

Beberapa alasan utama mengapa bising terjadi di lingkungan industri adalah karena penggunaan mesin dan peralatan dalam proses produksi. Mesin-mesin tersebut beroperasi dengan tingkat kebisingan tinggi. Terutama dalam industri yang menggunakan peralatan berat atau proses yang memerlukan pemotongan atau pengelasan logam.

Berikut adalah jenis-jenis bising yang timbul di lingkungan industri yang paling umum ditemui.

1. Bising Mesin dan Peralatan

Jenis bising ini dihasilkan oleh mesin-mesin dan peralatan industri, seperti mesin penggiling, kompresor, atau alat berat.

2. Bising Kendaraan

Di industri transportasi atau logistik, bising dari kendaraan seperti truk, forklift, atau pesawat terbang yang beroperasi di sekitar area industri juga dapat menyebabkan polusi suara.

3. Bising Proses Produksi

Proses produksi tertentu, seperti proses pengelasan, pemotongan logam, atau pencetakan, juga dapat menghasilkan bising tingkat tinggi.

4. Bising Alat Pengangkut

Forklift, konveyor, dan alat pengangkut lainnya dapat menghasilkan bising selama digunakan untuk beroperasi.

5. Bising Konstruksi

Industri konstruksi juga seringkali menghasilkan bising tingkat tinggi. Khususnya selama tahap konstruksi, termasuk penggunaan mesin berat dan alat konstruksi.

Berbagai Dampak dari Bising di Lingkungan Industri

Ilustrasi jenis-jenis bising yang timbul di lingkungan industri - Sumber: pixabay.com/emirkrasnic

Semua bentuk kebisingan yang muncul dari lingkungan industri pastinya memiliki dampak negatif. Dampak tersebut antara lain:

  1. Bising yang tinggi dan terus-menerus dapat merusak pendengaran, bahkan menyebabkan tuli pada jangka panjang.

  2. Dapat menyebabkan stres dan kecemasan pada pekerja, yang dapat memengaruhi kesejahteraan fisik dan mental mereka.

  3. Dapat mengganggu tidur, menyebabkan gangguan tidur, dan berdampak pada kualitas hidup sehari-hari.

  4. Bising juga dapat mengganggu konsentrasi dan produktivitas pekerja. Akhirnya bisa berpengaruh pada penurunan kinerja dan peningkatan risiko kecelakaan kerja.

Baca Juga: Indra Pendengaran: Bagian-Bagian, Cara Merawat, Cara Kerja, dan Fungsi

Untuk mengatasi dampak dari jenis-jenis bising yang timbul di lingkungan industri, pihak perusahaan dapat menerapkan langkah-langkah pengendalian. Seperti pemakaian alat pelindung pendengaran, isolasi bunyi, dan penggunaan teknologi pengurangan bising. (DNR)