Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Iklan berdasarkan Isi dan Tujuannya Lengkap

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Iklan. (Foto: https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Iklan. (Foto: https://pixabay.com)

Saat ini, dunia periklanan mengenalkan berbagai jenis-jenis iklan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), iklan adalah pemberitahuan kepada khalayak mengenai barang atau jasa yang dijual, dipasang di dalam media cetak (seperti surat kabar dan majalah) atau di tempat umum. Di dalam iklan, kamu dapat menemukan informasi berkaitan dengan barang atau benda yang diiklankan.

Berbagai jenis iklan dapat dikelompokkan berdasarkan tujuan, jenis media penyebaran maupun bentuknya. Apapun jenisnya, iklan berfungsi untuk menciptakan kesan (brand-image) yang dapat mempengaruhi orang untuk membeli produk yang diiklankan.

Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai jenis-jenis iklan berdasarkan isi dan tujuannya lengkap.

Jenis-jenis Iklan Berdasarkan Isi dan Tujuan

Ilustrasi Iklan. (Foto: https://pixabay.com)

Dikutip dari buku Manajemen Periklanan: Teori dan Praktik yang ditulis oleh Rachmat Kriyantono (2013: 35), iklan dapat dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan isi dan tujuannya:

1. Iklan informasi

Iklan informasi merupakan jenis iklan yang berisikan informasi mengenai produk baru, perubahan harga atau kemasan, cara kerja produk, perbaikan mengenai informasi yang keliru, kegunaan dari produk tertentu, dan lainnya.

2. Iklan persuasi

Iklan persuasi merupakan iklan yang secara langsung mempersuasi orang untuk memilih merek, membeli merk, atau menerima penawaran produk yang diiklankan.

3. Iklan pengingat (Reminder)

Iklan pengingat biasanya bersifat tidak menjual produk secara langsung, tetapi mengingatkan pembeli mengenai produk tersebut mungkin akan dibutuhkan dalam waktu dekat ini atau mengingatkan di mana produk tersebut dapat dibeli.

Selain berdasarkan isi dan tujuan, iklan juga dapat dikategorikan dalam beberapa jenis berdasarkan sifatnya, yaitu:

  • Iklan komersial, merupakan iklan yang bersifat menjual produk atau jasa secara langsung. Contoh iklan komersial adalah iklan konsumen, antar bisnis, perdagangan, pengecer, dan respons langsung.

  • Iklan non komersial, merupakan iklan yang bersifat tidak secara langsung menjual produk atau jasa. Contoh iklan non komersial adalah iklan public relations, institusi, layanan masyarakat, lowongan pekerjaan, dan identitas korporat.

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia, Langkah Baru, A New Approach: Buku 2 yang ditulis oleh Yohanni Johns (1980: 157), iklan memiliki peranan penting bagi suksesnya suatu kegiatan usaha atau menyampaikan informasi. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)