Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Pariwisata, Pengertian, dan Klasifikasinya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis pariwisata, pengertian, dan klasifikasinya. Foto: Unsplash/Leo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis pariwisata, pengertian, dan klasifikasinya. Foto: Unsplash/Leo

Sebagai negara yang memiliki bentang alam indah dan budaya yang beragam, Indonesia menjadi salah satu negara tujuan wisatawan. Apalagi Indonesia memiliki jenis-jenis pariwisata yang sangat beragam.

Namun sebelum mengetahui jenis-jenis dari pariwisata, terlebih dahulu ketahui pengertiannya. Dengan begitu, pemahaman akan dunia pariwisata pun makin meningkat.

Pengertian Pariwisata

Ilustrasi pengertian pariwisata. Foto: Unsplash/Artem Beliaikin

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti pariwisata adalah yang berhubungan dengan perjalanan untuk rekreasi; pelancongan; turisme.

Sedangkan menurut Suwantoro dalam Dasar-dasar Pariwisata (2004), pengertian pariwisata berhubungan erat dengan pengertian perjalanan wisata, yaitu sebagai suatu perubahan tempat tinggal sementara seseorang di luar tempat tinggalnya karena suatu alasan dan bukan untuk melakukan kegiatan untuk menghasilkan upah.

Klasifikasi Pariwisata

Pariwisata ternyata memiliki beberapa klasifikasi. Berikut ini penjelasannya:

Pariwisata Kognitif

Pariwisata kognitif adalah perjalanan wisata yang dilakukan untuk mempelajari sesuatu baik itu budaya, adat istiadat, gaya hidup, maupun kondisi wilayah daerah tujuan wisata.

Pariwisata Pilgrim

Wisata pilgrim berkaitan dengan kegiatan keagamaan. Misalnya wisata ziarah kubur ke makam tokoh agama atau mengunjungi pusat agama di luar negeri.

Pariwisata Bisnis

Pariwisata bisnis adalah perjalanan wisata yang dilakukan bersamaan dengan kegiatan bisnis. Misalnya seorang pekerja yang melakukan perjalanan daerah dalam jangka waktu lama dan digabungkan dengan kegiatan wisata.

Jenis-Jenis Pariwisata

Ilustrasi jenis-jenis pariwisata. Foto: Unsplash/Vidar Nordli-Mathisen

Menurut Oka A. Yoeti dalam buku Pengantar Ilmu Kepariwisataan, pariwisata dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan alasan-alasan khusus. Berikut ini jenis-jenis pariwisata yang bisa dipelajari.

1. Pariwisata Berdasarkan Letak Geografis

  • Pariwisata Lokal: Jenis pariwisata setempat, yang mempunyai ruang lingkup relatif sempit dan terbatas dalam tempat-tempat tertentu saja.

  • Pariwisata Regional: Kegiatan kepariwisataan yang berkembang di suatu tempat atau daerah yang ruang lingkupnya lebih luas dibandingkan dengan “local tourism”.

  • Pariwisata Nasional: Kegiatan kepariwisataan yang berkembang dalam wilayah suatu negara.

  • Regional International Tourism: Kegiatan kepariwisataan yang berkembang di suatu wilayah internasional, yang terbatas, tetapi melewati batas-batas lebih dari dua atau tiga negara dalam wilayah tersebut.

  • International Tourism: Pariwisata yang berkembang di seluruh dunia, termasuk di dalamnya selain “Regional International Tourism” juga kegiatan “National Tourism”.

2. Berdasarkan Neraca Pembayaran

  • Pariwisata Aktif, yakni masuknya wisatawan asing ke suatu negara yang dapat menambah devisa bagi negara yang dikunjungi.

  • Pariwisata Pasif, yaitu pariwisata yang ditandai dengan keluarnya warga ke luar negeri sebagai wisatawan.

3. Berdasarkan Tujuan Pariwisata

  • Business Tourism, di mana pengunjungnya datang untuk dinas, usaha dagang, atau berkaitan dengan pekerjaan.

  • Vacational Tourism, yakni pariwisata di mana orang-orang yang melakukan perjalanan wisata terdiri dari orang-orang yang sedang berlibur atau memanfaatkan waktu luang.

  • Educational Tourism, yakni pariwisata di mana pengunjungnya melakukan perjalanan untuk tujuan studi atau mempelajari sesuatu di bidang ilmu pengetahuan.

4. Berdasarkan Waktu Berkunjung

  • Seasonal Tourism, yakni pariwisata yang berlangsung pada musim-musim tertentu.

  • Occasional tourism, yaitu pariwisata di mana perjalanannya dihubungkan dengan kejadian (occasion) maupun suatu event.

5. Berdasarkan Objeknya

  • Cultural Tourism, yakni pariwisata dilakukan karena adanya motivasi untuk melihat daya tarik dari suatu daerah karena seni-budayanya.

  • Recuperational Tourism, yakni perjalanan wisata untuk menyembuhkan suatu penyakit.

  • Commercial Tourism, yaitu pariwisata yang dikaitkan dengan perdagangan nasional atau internasional.

  • Sport Tourism, yaitu pariwisata yang dilakukan untuk melihat atau menyaksikan event olahraga di suatu daerah atau negara.

  • Political Tourism, yaitu perjalanan wisata untuk melihat atau menyaksikan suatu peristiwa yang berhubungan dengan kegiatan suatu negara.

  • Social Tourism, yakni pariwisata yang dilakukan tanpa menekankan usaha atau mencari keuntungan.

  • Religion Tourism, yakni pariwisata untuk perjalanan melihat atau menyaksikan kegiatan keagamaan.

Baca Juga: Pengertian Pariwisata Menurut Hukum dan Para Ahli

Itulah penjelasan dari jenis-jenis pariwisata, pengertian, dan klasifikasinya. Semoga penjelasan singkat di atas bermanfaat dan dapat menambah wawasan tentang ilmu kepariwisataan.(MZM)