Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Pekerjaan dalam Bidang Teknik Geospasial, Apa Saja?

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis pekejaan dalam bidang teknik geospasial - Sumber: pixabay.com/eroyka
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis pekejaan dalam bidang teknik geospasial - Sumber: pixabay.com/eroyka

Jenis-jenis pekejaan dalam bidang teknik geospasial ada banyak. Mengetahui jenis pekerjaan sangat penting bagi orang-orang yang baru saja lulus dari jurusan tersebut. Info ini juga bisa bermanfaat bagi orang-orang yang ingin memilih jurusan tersebut.

Dengan mengetahui jenis-jenis pekerjaan yang cocok di bidang teknik geospasial, saat lulus sudah tidak akan bingung lagi melamar kerja di mana. Mereka hanya perlu memaksimalkan kemampuan dan keterampilan dalam bidang tersebut.

Jenis-Jenis Pekejaan dalam Bidang Teknik Geospasial

Ilustrasi jenis-jenis pekejaan dalam bidang teknik geospasial - Sumber: pixabay.com/eroyka

Berdasarkan buku Metode Penelitian Pendidikan, Andrea Gideon, Novela Tri Lestari, dkk, (2023), teknik geospasial adalah bidang ilmu yang berkaitan dengan pengumpulan, analisis, pengolahan, dan visualisasi data geografis serta informasi berbasis lokasi.

Teknik geospasial menggabungkan prinsip-prinsip dari teknologi informasi, pemetaan, penginderaan jauh, dan Geographic Information System (GIS). Tujuannya untuk mampu memahami dan mengelola informasi yang berkaitan dengan lokasi geografis.

Ada beberapa jenis pekerjaan yang terkait dengan teknik geospasial. Jenis-jenis pekejaan dalam bidang teknik geospasial yang bisa dipilih antara lain adalah:

1. Surveyor Geodetik

Surveyor geodetik bertanggung jawab untuk mengukur dan memetakan permukaan bumi, termasuk pengukuran jarak, sudut, elevasi, dan bentuk lahan. Mereka menggunakan peralatan seperti total station, GPS, dan teknologi satelit.

2. Analis GIS (Geographic Information System)

Analis GIS mengumpulkan, mengelola, dan menganalisis data geografis untuk menghasilkan informasi yang berhubungan dengan lokasi. Mereka dapat bekerja di berbagai sektor, seperti perencanaan kota, lingkungan, dan bisnis.

3. Remote Sensing Specialist

Para spesialis penginderaan jauh menggunakan data yang diperoleh dari pesawat terbang atau satelit untuk memantau dan menganalisis perubahan di permukaan bumi. Mereka sering terlibat dalam pemantauan lingkungan, pertanian, dan pemetaan lahan.

4. Kartografer

Kartografer bertugas untuk menciptakan peta dan peta digital menggunakan data geospasial. Mereka memadukan data geografis dengan informasi grafis untuk menghasilkan peta yang akurat dan informatif.

5. Spesialis Pengolahan Citra

Profesi ini bekerja dengan citra satelit dan penginderaan jauh untuk mengolah dan menginterpretasikan gambar. Mereka dapat mengidentifikasi fitur- fitur geografis dan perubahan yang signifikan di permukaan bumi.

6. Konsultan Geospasial

Konsultan geospasial bekerja secara independen atau dalam perusahaan konsultasi. Bertugas untuk memberikan layanan khusus terkait teknologi geospasial kepada klien mereka, seperti perencanaan infrastruktur atau manajemen risiko bencana.

7. Peneliti Geospasial

Para peneliti ini tugasnya adalah melakukan penelitian ilmiah dalam bidang geospasial. Tujuannya adalah untuk mengembangkan metode baru, alat, atau aplikasi dalam pemetaan dan penginderaan jauh.

Baca Juga: Jenis-Jenis Pekerjaan Jasa

Pekerjaan dalam bidang teknik geospasial dapat bervariasi berdasarkan spesialisasi, industri, dan lingkup pekerjaan yang berbeda. Referensi jenis-jenis pekejaan dalam bidang teknik geospasial tadi bisa dipilih sesuai dengan minat pribadi. (DNR)