Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Solder dan Teknik yang Digunakan

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis-Jenis Solder  Sumber Unsplash/Ave Calvar
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis-Jenis Solder Sumber Unsplash/Ave Calvar

Solder termasuk alat yang digunakan dalam pengerjaan teknik di berbagai bidang, baik rumah tangga maupun industri. Jenis-jenis solder dapat dibedakan berdasarkan fungsinya.

Solder adalah alat yang digunakan untuk menyolder kaki komponen, agar terhubung dengan PCB atau papan rangkaian. Solder melelehkan timah untuk menjadi penghubung.

Mengenal Jenis-Jenis Solder

Ilustrasi Jenis-Jenis Solder Sumber Unsplash/Vishnu Mohanan

Solder yang digunakan umumnya menggunakan tenaga listrik, sehingga sering disebut solder listrik. Berdasarkan buku Teknik Pengerjaan Listrik, Daryanto, Aris Sunawar (2022:191), inilah jenis-jenis solder yang digunakan dalam pengerjaan.

1. Solder Ringan

Solder ringan mempunyai suatu titik didih yang rendah untuk membuat kecocokan yang ideal digunakan dalam industri elektronik.

Pada umumnya, solder ringan atau lunak tersusun dari 40% timah dan 60% timah hitam. Variasi dalam komposisi ini akan mempengaruhi suhu titik leleh solder.

2. Solder Sedang

Solder sedang digunakan untuk industri yang memerlukan suhu tinggi. Komposisi solder sedang terdiri dari 50% timah dan 50% timah hitam.

3. Solder Berat

Solder berat digunakan dalam proses pengelasan, penyolderan perak, dan penyolderan kuningan.

Solder ini juga disebut dengan solder berat atau keras, karena komposisinya yang terdiri dari 50% timah dan 50% perak. Sedangkan untuk batang solder kuningan tersusun atas 6% kuningan, 35% timah dan 55% seng.

Teknik dalam Penggunaan Solder

Ilustrasi Jenis-Jenis Solder Sumber Unsplash/Kumpan Electric

Teknik yang digunakan dalam menyolder adalah sebagai berikut.

  1. Tentukan daerah kerja dan bersihkan alat solder terlebih dahulu untuk menghilangkan semua kotoran, seperti oli, gemuk, karat, debu, dan lain-lain.

  2. Gunakan wol baja atau sikat kawat atau kain gosok untuk melepas lapisan yang berkarat.

  3. Pastikan ujung solder dalam kondisi bagus dan tidak berbintik-bintik, rusak, atau cacat. Jika perlu gunakan kikir atau gerinda untuk memperbaiki atau membersihkan ujungnya.

  4. Panaskan batang solder pada suhu tinggi, masukkan atau celupkan flux non acid kemudian gunakan pada ujung solder.

  5. Sapu atau hapus kelebihan solder yang mati dengan kain atau lap bersih. Berikan pendinginan, kemudian periksa bagian sambungan.

Baca juga: Fungsi Logam pada Ujung Solder dalam Teknik

Solder listrik dibuat untuk penggunaan jenis-jenis solder, yakni solder ringan, solder sedang, dan solder berat. Pembagian jenisnya dibedakan berdasarkan fungsinya dalam industri.(DK)