Jenis-Jenis Solder dan Teknik yang Digunakan

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Solder termasuk alat yang digunakan dalam pengerjaan teknik di berbagai bidang, baik rumah tangga maupun industri. Jenis-jenis solder dapat dibedakan berdasarkan fungsinya.
Solder adalah alat yang digunakan untuk menyolder kaki komponen, agar terhubung dengan PCB atau papan rangkaian. Solder melelehkan timah untuk menjadi penghubung.
Mengenal Jenis-Jenis Solder
Solder yang digunakan umumnya menggunakan tenaga listrik, sehingga sering disebut solder listrik. Berdasarkan buku Teknik Pengerjaan Listrik, Daryanto, Aris Sunawar (2022:191), inilah jenis-jenis solder yang digunakan dalam pengerjaan.
1. Solder Ringan
Solder ringan mempunyai suatu titik didih yang rendah untuk membuat kecocokan yang ideal digunakan dalam industri elektronik.
Pada umumnya, solder ringan atau lunak tersusun dari 40% timah dan 60% timah hitam. Variasi dalam komposisi ini akan mempengaruhi suhu titik leleh solder.
2. Solder Sedang
Solder sedang digunakan untuk industri yang memerlukan suhu tinggi. Komposisi solder sedang terdiri dari 50% timah dan 50% timah hitam.
3. Solder Berat
Solder berat digunakan dalam proses pengelasan, penyolderan perak, dan penyolderan kuningan.
Solder ini juga disebut dengan solder berat atau keras, karena komposisinya yang terdiri dari 50% timah dan 50% perak. Sedangkan untuk batang solder kuningan tersusun atas 6% kuningan, 35% timah dan 55% seng.
Teknik dalam Penggunaan Solder
Teknik yang digunakan dalam menyolder adalah sebagai berikut.
Tentukan daerah kerja dan bersihkan alat solder terlebih dahulu untuk menghilangkan semua kotoran, seperti oli, gemuk, karat, debu, dan lain-lain.
Gunakan wol baja atau sikat kawat atau kain gosok untuk melepas lapisan yang berkarat.
Pastikan ujung solder dalam kondisi bagus dan tidak berbintik-bintik, rusak, atau cacat. Jika perlu gunakan kikir atau gerinda untuk memperbaiki atau membersihkan ujungnya.
Panaskan batang solder pada suhu tinggi, masukkan atau celupkan flux non acid kemudian gunakan pada ujung solder.
Sapu atau hapus kelebihan solder yang mati dengan kain atau lap bersih. Berikan pendinginan, kemudian periksa bagian sambungan.
Baca juga: Fungsi Logam pada Ujung Solder dalam Teknik
Solder listrik dibuat untuk penggunaan jenis-jenis solder, yakni solder ringan, solder sedang, dan solder berat. Pembagian jenisnya dibedakan berdasarkan fungsinya dalam industri.(DK)
