Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Unsur Pendukung Tari dan Manfaatnya

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi unsur pendukung tari, sumber gambar: https://www.pexels.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi unsur pendukung tari, sumber gambar: https://www.pexels.com/

Seni tari merupakan suatu ekspresi jiwa yang diwujudkan dalam bentuk gerakan indah yang diiringi musik tertentu. Ada beberapa jenis unsur pendukung tari yang membuat seni tersebut semakin indah untuk dinikmati.

Perlu diketahui bahwa gerakan di dalam seni tari mempunyai makna yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Gerakan tari semakin menarik ketika setiap unsur pendukungnya dapat berpadu dan menjadi satu kesatuan yang selaras.

Unsur Pendukung Tari

Apa saja jenis-jenis unsur pendukung tari? Mengutip buku Saya Ingin Terampil dan Kreatif oleh Purwanto, dkk (2007), berikut adalah unsur-unsur pendukung tari yang perlu diketahui para penari tradisional:

1. Busana

Ilustrasi unsur pendukung tari, sumber gambar: https://www.pixabay.com/

Busana atau kostum tari merupakan unsur yang sangat penting untuk menunjang performa penari saat di panggung. Umumnya, bentuk busana akan disesuaikan dengan jenis tarian dan gerakannya.

Kostum yang baik adalah kostum yang nyaman dipakai dan dapat membuat penari merasa leluasa dalam bergerak di atas pentas.

2. Tata Rias

Tata rias juga termasuk bagian seni tari karena mengandung nilai-nilai keindahan. Tari tradisional juga membutuhkan unsur pendukung tari ini untuk menunjang penampilan para penari.

Tata rias membutuhkan berbagai bahan kosmetik yang dapat memberikan perubahan pada wajah para penari yang disesuaikan dengan konsep tarian.

3. Aksesori

Meskipun terdengar biasa, namun aksesori termasuk unsur pendukung tari tradisional yang sangat penting. Aksesori dapat menonjolkan kesan yang lebih kuat pada karakter yang dibawakan.

Contoh aksesori yang umumnya dipakai saat menari adalah kalung, gelang, sanggul, ikat pinggang, sepatu, kaos tangan, jarik, bara samir, dan lain-lain.

4. Musik

Musik sebagai iringan seni tari tradisional dibedakan menjadi dua jenis, yaitu iringan internal dan eksternal. Iringan internal bisa berupa nyanyian, tepukan, atau hentakan yang dihasilkan oleh tubuh penari. Adapun iringan eksternal merupakan iringan dari alat musik ataupun dari tape recorder.

5. Properti

Properti merupakan suatu perlengkapan yang tidak termasuk pada bagian kostum ataupun perlengkapan panggung. Properti digunakan untuk memaksimalkan gerakan sesuai dengan karakteristik tarian. Contoh properti tari adalah tombak, kipas, payung, pedang, panah, selendang, dan topeng.

Jenis-jenis unsur pendukung tari tradisional ada lima, yakni busana, musik, asesori, properti, dan tata rias. Kelima unsur tersebut sangat penting untuk menunjang performa para penari dalam mementaskan tari tradisional.

(DLA)