Jenis Kebutuhan Manusia menurut Sifat dan Intensitas

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti memerlukan berbagai kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu antara lain makanan, pakaian, tempat tinggal, serta kebutuhan hidup lainnya seperti pulsa untuk berkomunikasi, laptop yang kita perlukan untuk mengerjakan tugas atau pekerjaan, dan lain sebagainya.
Apakah pengertian kebutuhan itu? Menurut buku Seri Panduan Belajar dan Evaluasi Ekonomi oleh Luvy Shofiah, Yudhistira, dan Romadhon Ardiansyah (2009: 01), kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk menunjang kehidupannya. Kebutuhan manusia tidak terbatas karena manusia memiliki sifat yang selalu menginginkan lebih dari apa yang telah dicapainya. Kebutuhan tersebut antara lain, sandang pangan, papan, hiburan, dan kebutuhan lainnya. Kebutuhan manusia adalah keinginan untuk memanfaatkan barang dan jasa yang telah tersedia.
Kebutuhan manusia sangat beraneka ragam dan semakin lama semakin tidak terbatas. Menurut buku Ilmu Pengetahuan Sosial (Geografi, Sejarah, Sosiologi, Ekonomi) oleh Nana Supriatna, dkk (2007: 104), faktor-faktor yang memengaruhi beragamnya kebutuhan hidup manusia adalah sebagai berikut:
Sifat manusia yang tidak pernah merasa puas sehingga kebutuhannya semakin banyak.
Mata pencaharian seseorang yang menyebabkan adanya kebutuhan yang berkaitan dengan profesi.
Tingkat pendidikan, peradaban, dan cara berpikir manusia yang semakin maju.
Perbedaan tempat tinggal yang menyebabkan adanya variasi kebutuhan hidup yang diperlukan pada tiap lingkungan yang berbeda.
Pendapatan seseorang yang semakin besar.
Lingkungan masyarakat yang lebih modern.
Kebutuhan hidup manusia digolongkan menjadi berbagai macam jenis. Selanjutnya, kita akan mencari tahu mengenai jenis-jenis kebutuhan berdasarkan intensitas dan sifatnya.
Jenis Kebutuhan Manusia berdasarkan Intensitas dan Sifatnya.
Berikut ini adalah penjelasan mengenai jenis-jenis kebutuhan hidup berdasarkan intensitas dan sifatnya menurut buku Ekonomi jilid 1 oleh Alam. S (2007: 04).
Kebutuhan Menurut Intensitas.
Kebutuhan menurut intensitasnya atau menurut kepentingannya, dibagi menjadi sebagai berikut:
Kebutuhan Primer: Jenis kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar manusia dapat mempertahankan hidupnya. Contoh kebutuhan primer: pangan (makanan), sandang (pakaian), papan (rumah).
Kebutuhan Sekunder: Setelah memenuhi kebutuhan primernya, manusia masih memerlukan kebutuhan lainnya sebagai pelengkap yang disebut sebagai kebutuhan sekunder. Kebutuhan sekunder berupa alat-alat atau barang-barang yang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan. Contohnya: sepeda, kipas angin, kursi, meja, kulkas, televisi dan peralatan lainnya yang berfungsi untuk meningkatkan kenyamanan.
Kebutuhan Tersier: Pada umumnya, seseorang masih merasa belum cukup meskipun sudah memenuhi kebutuhan primer dan sekundernya. Kebutuhan tersier adalah segala kebutuhan yang tingkatannya lebih tinggi. Barang-barang kebutuhan tersier umumnya adalah barang-barang mewah yang dapat menaikkan status sosial seseorang. Contoh: mobil, piano, kapal pesiar, dan kebutuhan mewah lainnya.
Kebutuhan Menurut Sifat.
Jenis kebutuhan ini dibagi atas dasar sasaran dari alat pemuas kebutuhan yang digunakan, baik alat pemuas kebutuhan jasmani maupun rohani, yaitu antara lain:
Kebutuhan Jasmani: Kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani, antara lain pakaian, makanan, dan minuman.
Kebutuhan Rohani: Kebutuhan yang bersifat kejiwaan. Hal-hal yang kita lakukan untuk menghindari kebosanan atau kejenuhan karena rutinitas sehari-hari seperti skeolah dan pekerjaan. Contohnya mendengarkan musik, menonton film, membaca buku, dan mengerjakan hobi. Selain itu, sebagai makhluk beragama kita juga perlu beribadah dengan baik.
Itulah penjelasan mengenai jenis-jenis kebutuhan manusia berdasarkan intensitas dan sifatnya beserta contohnya dalam kehidupan sehari-hari.(IND)
