Kalimat Sumbang: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Konten dari Pengguna
16 Februari 2022 15:08
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kalimat Sumbang: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya (82149)
zoom-in-whitePerbesar
Kalimat Sumbang adalah Kalimat yang Tidak Sesuai, Foto: Unsplash/Raphael Schaller
ADVERTISEMENT
Ketika membaca suatu paragraf, pernahkah kamu merasa ada kalimat yang terasa aneh dan tidak terkait dengan kalimat lainnya? Kalau pernah, itu berarti kamu menemukan kalimat sumbang. Pengertian kalimat sumbang adalah kalimat yang tidak sesuai dengan topik dari suatu paragraf.
ADVERTISEMENT

Pengertian Kalimat Sumbang adalah Kalimat yang Tidak Sesuai

Dilansir dari buku Prediksi SBMPTN SOSHUM 2018 Paket 4, The King Eduka & ‎Eka Fitriani, (2018:78), kalimat sumbang sering disebut sebagai kalimat yang tidak padu dan umumnya ada, karena unsur kesengajaan dari sang penulis.

Ciri-ciri Kalimat Sumbang

Menemukan kalimat sumbang di dalam sebuah paragraf sangat mudah, berikut ciri-ciri kalimat sumbang:
  • Sama sekali tidak memiliki hubungan dengan kalimat sebelum atau setelahnya
  • Sama sekali tidak berkaitan dengan gagasan utama
  • Bertolak belakang dengan topik yang disampaikan
Agar lebih mudah menemukan kalimat yang sumbang, maka kamu harus membaca suatu paragraf dengan teliti dan saksama, sehingga bisa memahami topik yang ingin disampaikan di dalam paragraf tersebut.
ADVERTISEMENT

Contoh Kalimat Sumbang

Kalimat Sumbang: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya (82150)
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Kalimat Sumbang, Foto: Unsplash/Thought Catalog
Untuk lebih memahaminya, simak contoh soal kalimat sumbang berikut ini:
(1) Alam desaku sangat sejuk dan permai. (2) Udaranya sejuk dan bersih, tak ada polusi sedikit pun yang mengganggu. (3) Suasananya juga masih asri, karena masih banyak pepohonan hijau. (4) Orang-orang di sana amat baik dan gembira tiada tara. (5) Selain sejuk, desaku juga amat permai, karena masih banyaknya sawah hijau yang terbentang luas. (6) Ketika musim panen telah tiba, desaku seolah diselimuti permadani emas yang cantik. (7) Ditambah lagi dengan sungai di desaku yang masih terawat dan jernih, sehingga menambah kecantikan desaku.
Dari paragraf di atas, kalimat nomor berapakah yang merupakan kalimat sumbang?
Jawaban:
Gagasan utama paragraf di atas adalah keindahan alam desa dan kalimat utamanya ada di kalimat nomor 1, yaitu: Alam desaku sangat sejuk dan permai. Dengan begitu, setiap kalimat setelahnya harus menjadi kalimat penjelas yang mendukung kalimat utama itu.
ADVERTISEMENT
Isi dari kalimat nomor 2, 3, 5, 6, dan 7 mendukung kalimat utama, tetapi tidak dengan kalimat nomor 4 yang tiba-tiba keluar dari topik yang disampaikan, yaitu: Orang-orang di sana amat baik dan gembira tiada tara. Karena tidak menyampaikan kondisi alam desa, maka kalimat nomor 4 adalah kalimat sumbang. (BRP)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020