Kalimat Tidak Efektif: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalimat tidak efektif merupakan salah satu topik penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Dalam pelajaran ini, siswa diajak untuk memahami bagaimana sebuah kalimat seharusnya disusun agar jelas, padat, dan mudah dipahami.
Kalimat tidak efektif biasanya muncul karena kesalahan dalam pemilihan kata, penempatan unsur kalimat, atau penggunaan struktur yang tidak sesuai kaidah bahasa.
Kalimat Tidak Efektif: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya
Kalimat tidak efektif dalam konteks Bahasa Indonesia perlu dipahami agar siswa mampu membedakan kalimat yang benar dan salah dalam penggunaannya.
Dengan mempelajari pengertian, ciri-ciri, serta contohnya, siswa diharapkan dapat lebih terampil menyusun kalimat efektif yang sesuai kaidah bahasa, sehingga komunikasi tulisan maupun lisan dapat berjalan lebih baik.
Pengertian Kalimat Tidak Efektif
Dikutip dari laman repository.unej.ac.id, Kalimat tidak efektif adalah kalimat yang penyusunannya tidak mengikuti aturan bahasa dengan baik, sehingga maksudnya sulit dimengerti oleh pembaca atau pendengar.
Kalimat semacam ini bisa membuat komunikasi menjadi terhambat. Kalimat ini sering kali terasa bertele-tele, rancu, bahkan membingungkan karena tidak sesuai dengan kaidah bahasa.
Ciri-Ciri Kalimat Tidak Efektif
Beberapa ciri yang dapat dikenali dari kalimat tidak efektif antara lain:
Mengandung kata berlebihan (pleonasme).
Tidak logis atau rancu.
Subjek atau predikat tidak jelas.
Tidak sesuai kaidah EYD dan tata bahasa. Kesalahan penulisan dan struktur membuat kalimat tidak efektif. Pemakaian kata tidak baku.
Contoh Kalimat Tidak Efektif dan Perbaikannya
Berikut adalah conoth kalimat tidak efektif dan perbaikannya:
Tidak efektif: Pada saat sekarang ini saya sedang membaca buku.
Efektif: Saat ini saya sedang membaca buku.
Tidak efektif: Para tamu-tamu sudah hadir di aula.
Efektif: Para tamu sudah hadir di aula.
Tidak efektif: Dia membeli sayur-sayuran dan buah-buahan yang segar-segar.
Efektif: Dia membeli sayur dan buah segar.
Dengan memahami pengertian, ciri-ciri, dan contoh perbaikannya, siswa dapat melatih diri menyusun kalimat yang lebih tepat, singkat, dan mudah dipahami. Hal ini bermanfaat tidak hanya untuk pembelajaran, tetapi juga dalam komunikasi sehari-hari. (Yolan)
Baca juga: 50 Contoh Kalimat Pernyataan dalam Kehidupan Sehari-hari
