Karya Patung: Bentuk, Bahan, Teknik Pembuatan, dan Alat

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Patung merupakan sebuah karya seni tiga dimensional atau karya trimatra (tri = arti, matra = ukuran). Ukuran yang dimaksud adalah ukuran tinggi, lebar, dan panjang, yang mana keberadaan wujud benda dapat diraba dengan tangan.
Artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai karya patung: bentuk, bahan, teknik pembuatan, dan alat.
Karya Patung: Bentuk, Bahan, Teknik Pembuatan, dan Alat
Bentuk
Bentuk patung dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu;
Bentuk naturalis, bentuk yang merupakan peniruan dari alam dan hampir menyerupai dengan yang ditirunya.
Bentuk figuratif/abstraksi, bentuk patung yang merupakan intisari dari alam. Biasanya ada yang disederhanakan (deformasi) dan ada pula yang diperumit (stylir).
Bentuk abstrak, bentuk patung yang dapat dibedakan lagi menjadi abstrak murni geometris, non geometris, abstrak simbolis, dan abstrak filosofis.
Bahan
Dikutip dari buku Pendidikan Seni: Seni Rupa SMP Kelas 1 yang ditulis oleh Dedi Nurhadiat (2020: 41), bahan yang digunakan dalam pembuatan patung dapat dibagi dua berdasarkan sifat bahan, yaitu bahan lunak bersifat sementara yang akan berubah menjadi benda keras ketika mengering (contohnya: tanah liat, bubur kertas, adonan tapioka, dan bubur semen/gips) dan bahan lunak bersifat permanen yang digunakan untuk model yang sifatnya hanya sementara (contohnya lilin mainan dan sabun balok). Semua bahan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai dengan situasi dan kondisi.
Teknik pembuatan
Teknik pembuatan patung dikenal juga dengan nama membentuk, yaitu mewujudkan ide dan gagasan ke dalam wujud tiga dimensional. Terdapat empat teknik pembuatan patung, yaitu:
Teknik memahat atau mengukir, teknik pahat digunakan dengan memperkecil bahan baku dan biasanya bahan yang digunakan adalah bahan keras, seperti batu cadas atau batu marmer.
Teknik mengecor (mencetak), teknik mengecor digunakan pada bahan-bahan seperti semen, gips, fiberglass, marmer, dan logam. Adapun ketika menggunakan teknik mengecor, pematung harus membuat cetakannya terlebih dahulu.
Teknik mengetok, teknik yang digunakan untuk membuat patung dari bahan lempengan logam dengan cara diketok bagian dalam dan luarnya.
Teknik membentuk dengan abhan lembek (membutsir), teknik yang digunakan untuk bahan lunak atau lembek, seperti tanah liat, lilin malam, dan bubur kertas.
Teknik membangun, cara mematung bahan logam dengan teknik las.
Alat yang digunakan dalam pembuatan patung berbeda-beda tergantung bahan dan juga teknik yang akan digunakan. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
