Konten dari Pengguna

Karya Tari dan Daerah Asalnya yang Menjadi Keragaman Budaya Indonesia

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi karya tari dan daerah asalnya dari Indonesia. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi karya tari dan daerah asalnya dari Indonesia. Sumber: Unsplash

Setiap daerah di Indonesia dikenal memiliki ciri khasnya masing-masing yang dapat tergambar dari banyak aspek, salah satunya ialah dapat terlihat dari kesenian tari tradisionalnya.

Sebagai negara majemuk yang memiliki budaya beragam, maka seni tari di Indonesia juga tentu memiliki banyak ragam dengan karakteristik berbeda-beda.

Oleh karena itu, pada artikel berikut ini kita akan mengulas beberapa karya tari dan daerah asalnya yang menjadi identitas khas keragaman budaya di Indonesia.

Karya Tari dan Daerah Asalnya yang Menjadi Keragaman Budaya Indonesia

Dikutip dari buku Seni dan Budaya, Harry Sulastianto (2007: 73), keberagaman karya seni tari dari berbagai daerah di Indonesia tersebut sebenarnya terbentuk akibat adanya pengaruh dari lingkungan atau daerah itu sendiri.

Artinya, perbedaan karakteristik karya tari dan daerah asalnya antara satu dengan yang lainnya dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Misalnya saja dipengaruhi oleh perbedaan keadaan alam di suatu daerah, kegiatan kehidupan masyarakat, tradisi ataupun keyakinan akan adat istiadat tertentu.

Akibat pengaruh tersebut, maka kesenian tradisional di Indonesia dapat berkembang dengan bentuk, tema, dan fungsi yang berbeda-beda pula.

Secara umum keberagaman karya tari tersebut terbentuk akibat adanya perbedaan kondisi geografis dan sosial budaya yang ada di daerah tertentu. Perbedaan kondisi itu pulalah yang menjadikan seni tari di suatu wilayah memiliki ciri khasnya tersendiri dibandingkan daerah lainnya baik dari segi gerakan, tempo musik, ataupun tujuan dilakukannya tarian tersebut.

Untuk dapat memahami perbedaan dan keragaman karakteristik seni tari tardisional tersebut, maka kita bisa melihat beberapa contoh karya tari dan daerah asalnya lengkap dengan cirinya masing-masing:

Ilustrasi tari piring yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Sumber: Kemlu
  1. Tari Piring, merupakan seni tari khas kebudayaan Minangkabau atau daerah Minang, Sumatera Barat. Ciri khas dari tarian ini ialah dimana setiap penarinya akan bergerak lincah sambil membawa piring di kedua tangannya. Tari ini berfungsi untuk menunjukan rasa syukur dan kegembiraan masyarakat Minang karena mendapatkan panen berlimpah.

  2. Tari Pendet, merupakan salah satu karya tari tradisional Bali yang umumnya dilakukan pada upacara keagamaan ataupun untuk menyambut tamu-tamu penting. Tarian yang dibawakan dengan penuh semangat dan ekspresif ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada dewa atau sang maha pencipta. Ciri khas tarian satu ini terletak dari banyaknya gerakan mata yang disebut seledet, dan gerakannya diawali dengan gerakan persembahan dan menaburkan bunga.

  3. Tari Perang, merupakan karya tari dari Nusa Tenggara Timur yang kerap disebut juga sebagai Tari Ledo Hawu. Sesuai dengan namanya, tari perang ini difungsikan sebagai ungkapan selamat jalan bagi para kesatria yang hendak maju ke medan perang. Pada awalnya tarian ini biasa diselenggarakan oleh para keluarga kesatria. Saat ini tari perang tersebut juga digunakan pada upacara perkawinan dan kematian sebagai pembersih jalan.

Demikianlah ulasan singkat tentang beberapa karya tari dan daerah asalnya yang memiliki karakteristik unik hingga menjadikan Indonesia sebagai negara yang kaya akan keragaman budaya. (HAI)