Konten dari Pengguna

Kata Kerja Imperatif dan Contohnya dalam Kalimat

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kata kerja imperatif. Foto: Unsplash/ Unseen Studio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kata kerja imperatif. Foto: Unsplash/ Unseen Studio

Dalam bahasa Indonesia, terdapat berbagai jenis kata kerja yang digunakan sesuai kebutuhan komunikasi. Salah satunya adalah kata kerja imperatif.

Kata kerja ini memiliki fungsi utama untuk memberikan perintah, ajakan, larangan, maupun permintaan kepada lawan bicara.

Dengan adanya kata kerja imperatif, pesan yang disampaikan menjadi lebih jelas, langsung, dan mudah dipahami.

Kata Kerja Imperatif dan Contohnya dalam Kalimat

Ilustrasi kata kerja imperatif. Foto: Unsplash/ Chivalry Creative

Dikutip dari laman fkip.umsu.ac.id, kata kerja imperatif merupakan bentuk kata kerja yang berfungsi untuk memberikan perintah, ajakan, larangan, atau permintaan kepada orang lain.

Dalam bahasa Indonesia, kata kerja ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun teks tulis, misalnya pada iklan, petunjuk, atau percakapan guru dengan murid.

Kata kerja imperatif biasanya muncul di awal kalimat dan tidak memerlukan subjek karena subjeknya sudah dipahami, yakni orang yang diajak bicara.

Dalam penggunaannya, kata kerja ini bisa dibentuk dengan cara langsung, menggunakan imbuhan tertentu, atau dipadukan dengan kata penegas seperti -lah dan -kan.

Bentuk imperatif juga dapat berubah menjadi lebih halus dengan menambahkan kata tolong, harap, atau mohon agar terdengar sopan.

Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh kata kerja imperatif dalam kalimat sehari-hari:

  • Buka jendela itu sekarang!

  • Tolong ambilkan buku di meja.

  • Jangan berisik saat guru sedang menjelaskan.

  • Mari kita belajar bersama untuk ujian besok.

  • Silakan duduk dengan tertib di kursi masing-masing.

  • Harap isi data diri dengan lengkap di formulir.

  • Kerjakan soal latihan ini dengan teliti.

  • Diamlah sejenak agar bisa mendengar dengan baik.

  • Jangan lupa membawa kartu ujian besok.

  • Pergilah ke perpustakaan untuk mencari referensi tambahan.

Dari contoh tersebut terlihat bahwa kata kerja imperatif bisa digunakan dalam berbagai situasi. Ada yang terdengar tegas dan langsung, ada pula yang halus dan sopan.

Pemilihan bentuknya bergantung pada siapa lawan bicara dan dalam konteks apa perintah itu diberikan.

Dengan memahami kata kerja imperatif, penggunaan bahasa dalam memberi instruksi maupun berkomunikasi sehari-hari menjadi lebih tepat.

Hal ini akan melatih seseorang untuk bersikap santun dalam menyampaikan perintah dan membuat pesan lebih jelas. (Yolan)

Baca juga: Kalimat Majemuk Setara: Tips Praktis Membuat Tulisan Lebih Jelas dan Mengalir