Keadaan Alam Indonesia secara Geografis dan Astronomis

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Indonesia memiliki jumlah pulau sekitar 18.110 pulau besar maupun kecil yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Sebagai masyarakat Indonesia, sudah seharusnya kita bersyukur atas keindahan dan kekayaan alam Indonesia.
Adapun keadaan alam Indonesia dapat dibagi menjadi dua, yaitu keadaan iklim dan bentuk permukaan bumi (keadaan fisik wilayah) dan keadaan flora-fauna menyangkut jenis kearagamnnya. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai keadaan alam Indonesia secara geografis dan letak astronomis.
Keadaan Alam Indonesia
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial Geografi untuk SMP dan MTs Kelas VIII yang ditulis oleh Sri Hayati, dkk (2007: 3), letak wilayah Indonesia dapat dibedakan atas letak astronomis dan geografis. Letak astronomis merupakan letak mutlak atau absolut suatu tempat yang ditentukan oleh jaring-jaring derajat lintang dan bujur.
Secara astronomis, Indonesia terletak di antara 95º Bujur Timur (BT) hingga dengan 141º Bujur Timur (BT), serta antara 6º Lintang Utara (LU) sampai dengan 11º (Lintang Selatan).
Berdasarkan letak astronomis tersebut, ada berbagai pengaruh yang ditimbulkan, yaitu:
Wilayah Indonesia dipengaruhi iklim tropis, sehingga memperoleh curah hujan yang tinggi sepanjang tahun.
Indonesia memiliki suhu dan kelembaban udara yang tinggi.
Wilayah Indonesia terbagi atas tiga wilayah waktu, yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Timur (WIT).
Berbeda dengan letak astronomis yang mutlak, letak geografis disebut juga dengan letak relatif. Disebut relatif karena posisinya ditentukan oleh fenomena-fenomena geografis yang membatasinya, seperti gunung, sungai, laut, benua, dan samudra. Secara geografis, Indonesia berada di antara dua benua yang dipisahkan oleh khatulistiwa. Adapun pengaruh yang ditimbulkan dari letak geografis tersebut adalah Indonesia mengalami dua musim penghujan dan musim kemarau.
Indonesia memiliki karakteristik alam yang unik yang turut juga memengaruhi karakteristik flora dan fauna Indonesia. Berdasarkan pendekatan biogeografi, kekayaan hayati Indonesia dapat dibagai menjadi dua kelompok, yaitu Indo Malayan dan Indo Australian.
Itulah penjelasan mengenai keadaan alam Indonesia, secara geografis dan astronomis. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
