Konten dari Pengguna

Keadaan Tidak Seimbang antara Kebutuhan Manusia dengan Alat Pemuas

Berita Update

Berita Update

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kelangkaan dalam ekonomi, sumber foto: https://www.pexels.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kelangkaan dalam ekonomi, sumber foto: https://www.pexels.com/

Setiap hari manusia memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi mulai dari sandang, pangan, papan dan masih banyak lagi kebutuhan lainnya. Ada masa di mana kebutuhan manusia bertambah sedangkan alat pemuas kebutuhan tersebut jumlahnya terbatas sehingga menciptakan keadaan yang tidak seimbang antara kebutuhan manusia dengan alat pemuasnya. Kondisi ini dalam ilmu ekonomi disebut dengan kelangkaan.

Kelangkaan adalah suatu istilah yang cukup familiar dalam ekonomi dan sering kita dengar pada saat tertentu, misalnya di beberapa daerah Indonesia saat musim kemarau panjang akan mengalami kelangkaan air bersih.

Pengertian Kelangkaan Kebutuhan

Ilustrasi kelangkaan dalam ekonomi, sumber foto: https://www.pexels.com/

Dikutip dari buku Be Smart Ilmu Pengetahuan Sosial, Mila Saraswati dan Ida Widaningsih, (2008: 48) kelangkaan dapat diartikan sebagai, terbatasnya sumber daya, sehingga mengakibatkan kebutuhan manusia tidak tercukupi. Saat kita memerlukan sesuatu, kita tidak bisa mendapati apa yang kita perlukan, hal ini juga disebut sebagai kelangkaan. Secara luas, kelangkaan ekonomi dapat diartikan sebagai, salah satu masalah ekonomi paling mendasar yang kita hadapi setiap hari, banyak digunakan dalam bisnis untuk menunjukkan kesenjangan antara penawaran dan permintaan.

Ciri-Ciri Kelangkaan

Berikut adalah ciri-ciri dari kelangkaan dalam ekonomi:

  1. Jarang bisa diperoleh sumber daya, atau tidak mencukupi. Sehingga alat pemuas barang dan jasa akan menjadi sangat terbatas.

  2. Keinginan ataupun keperluan manusia sangatlah tinggi. Bisa kita katakan bahwa kebutuhan manusia sangatlah tidak terbatas.

  3. Jumlah alat yang mampu memenuhi keperluan manusia juga sangatlah terbatas, sudah tidak diproduksi lagi, sehingga akan mengakibatkan kesulitan untuk bisa diperoleh.

  4. Melambungnya harga permintaan daripada harga pada umumnya. Hal tersebut dikarenakan jumlahnya yang terbatas, sedangkan permintaan dari konsumen sangatlah tinggi.

  5. Setiap konsumen harus bisa berkorban lebih banyak agar bisa mendapatkan alat pemuas yang berbentuk barang ataupun jasa, bahkan hingga bisa mengorbankan keperluan banyak orang agar bisa memenuhi keperluan lainnya yang lebih penting.

Jenis Kelangkaan

Dalam ekonomi dikenal beberapa jenis kelangkaan diantaranya adalah:

  1. Kelangkaan sumber daya manusia

  2. Kelangkaan sumber daya alam

  3. Kelangkaan sumber daya entrepreneurship atau kewirausahaan

  4. Kelangkaan sumber daya modal

Itulah pengertian mengenai kelangkaan atau kondisi dimana alat pemuas kebutuhan tidak seimbang dengan kebutuhan manusia. (WWN)